<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196</id><updated>2012-02-17T11:31:47.006+07:00</updated><category term='Curah Saya'/><category term='Kawan Cerita'/><category term='Ngulik Buku'/><category term='Ngulik Film'/><category term='Syair Merdu'/><category term='Gambar cerita'/><category term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Manggistropis</title><subtitle type='html'>Membincang yang manis menggigit</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-7520139974726760551</id><published>2011-12-11T11:14:00.003+07:00</published><updated>2012-01-02T18:21:55.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>NominatorGoVlog- Mereka Berjuang Mencegah Infeksi HIV AIDS, Kita pun Juga</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dentum musik mengiring tari agogo, tarian lelaki yang disuguhkan bagi para gay pengunjung bar. Hanya mengenakan kancut, para penari itu menari di atas &lt;/span&gt;&lt;i&gt;stage&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; kecil. Sesekali suara sorak disertai tepuk tangan terdengar bersahutan. Bersamaan dengan hentak libido yang dihantar oleh indera mata. Teriak sorak membuat sang penari semakin bergerak lincah. Sesekali koreografi agogo itu tak jauh dari gambaran mereka saat berhubungan intim dengan pasangannya. Terletak di jalanan sepi sebuah kawasan yang disebut “Jalur Gaza” oleh masyarakat sekitarnya. Berada di jalan Abimanyu, Seminyak, Denpasar, Bali, lima bar kecil khusus bagi para gay berdiri genit. Kelima bar itu adalah Cosmo Club, Facebar, Balijoe, Bottoms up, dan Mixwell. Ramai pengunjungnya hanya lelaki gay dan waria. Kawasan itu bak surga bagi komunitas dengan orientasi seksual yang berbeda dari masyarakat kebanyakan. Itulah salah satu ikon naif dari sebuah kawasan wisata. Alih-alih menarik wisatawan dengan berbagai daya tariknya, maka masyarakat setempat harus waspada dengan resiko pengaruh buruknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tak dipungkiri bila perilaku seksual para gay merupakan perilaku beresiko tinggi terinfeksi HIV. Kecuali, bila mereka setia terhadap pasangan yang sama-sama tidak terinfeksi HIV, atau menggunakan kondom saat berhubungan intim. Hal ini disadari betul sehingga menjadi perhatian penting bagi komunitas Gaya Dewata, sebuah LSM khusus para gay di Denpasar. Untuk itu, Gaya Dewata bekerja sama dengan pengelola bar melakukan kampanye informasi dan edukasi mengenai HIV AIDS setiap hari rabu malam. Kampanye informasi dan edukasi itu dilakukan salah satu dengan adanya kesepakatan bahwa pada hari rabu para pelayan bar diharuskan mengenakan dress code bertema “be aware HIV AIDS” dengan mencantumkan tulisan maupun simbol AIDS ribbon pada kostumnya. Selain itu, aktivis relawan Gaya Dewata juga membagikan kondom gratis kepada pengunjung maupun pekerja seks yang sedang beroperasi di sekitar bar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ini negara sekuler dengan bangsa pandir, mudah menghujat dan memandang sebelah mata segala yang dikesankan buruk. Tanpa mau tahu apa penyebab dan bagaimana penanggulangan akibatnya. Cukup dengan menghujat, anggapnya masalah sudah dihindari dan selesailah. Tidak demikian bagi komunitas Gaya Dewata, kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS menjadi perjuangan tersendiri bagi mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Atas nama kemanusiaan, mereka tegak berdiri di garis depan di antara komunitasnya. Mereka tidak hanya berusaha menjaga kesehatan komunitasnya, tetapi juga menyelamatkan kesehatan keluarga dari para gay yang hidup nyaman di rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cYF_19C7_24/TuQj8uVXtmI/AAAAAAAAALM/7Az2EqYrvgE/s1600/DSCN2850.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-cYF_19C7_24/TuQj8uVXtmI/AAAAAAAAALM/7Az2EqYrvgE/s200/DSCN2850.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Seorang relawan KISARA di dalam basecamp&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di sudut yang berbeda, terdapat aktivis remaja yang juga berdiri tegak serta teriak lantang akan peringatan kesehatan reproduksi bagi remaja. Adalah Lembaga KISARA (Kita Sayang Remaja) yang merupakan organisasi di bawah naungan PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) Bali. Anggota dan personelnya semua merupakan para remaja. KISARA dibentuk karena rasa ingin ikut peduli terhadap maraknya permasalahan kesehatan reproduksi remaja seperti hubungan seksual pra nikah, kehamilan remaja, penyakit menular seksual, HIV AIDS, dan penyalahgunaan narkotika. Relawan-relawan KISARA melakukan berbagai aktivitas pemberian informasi yang dikemas dengan pendekatan remaja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Remaja, berada pada fase labil dengan rasa ingin tahu yang besar. Tidak butuh hanya dengan peringatan keras, apa yang dilarang justru menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Tantangan pergaulan bebas di luar zona aman lingkungan rumah cukup menggoda untuk dicoba. Namun, tidak akan menjadi momok yang berbahaya bila pengetahuan dan ketegasan mental pribadi menjadi bekal pergaulan di lingkungan manapun. Rasa ingin tahu remaja memang harus terpenuhi, tetapi dengan benteng pertahanan diri yang kuat, maka pengaruh buruk apapun diharap dapat dihindari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Infeksi virus HIV masih identik dengan dampak buruk pergaulan bebas, baik itu dengan hubungan seks yang tidak aman maupun penggunaan jarum suntik secara bergantian. Remaja harus tahu adanya bahaya virus ini di sekitar mereka, sehingga sedini mungkin mereka harus menghindar. Menghindari virusnya dengan cara mengetahui informasi yang matang mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Bahwa HIV merupakan virus yang berada dekat sekali di sekitar kita, di lingkungan pergaulan remaja manapun. Tidak berada jauh di Papua, Jakarta, Bali, maupun Batam yang merupakan kota-kota dengan data penderita infeksi HIV AIDS tinggi. Justru, kota yang tidak menunjukkan data adanya penderita infeksi HIV AIDS merupakan kota yang patut waspada, karena ini berarti kurangnya layanan kesehatan terkait HIV AIDS yang memadai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-IWEBDzfixWI/TuQla9YFbaI/AAAAAAAAALU/8qU62wW2vWU/s1600/DSCN2887.JPG" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-IWEBDzfixWI/TuQla9YFbaI/AAAAAAAAALU/8qU62wW2vWU/s200/DSCN2887.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Dua turis mendapat layanan TRM di Puskesmas Kuta I&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;KPAP Bali menyadari sebagai daerah yang banyak didatangi wisatawan &lt;/span&gt;mancanegara&lt;span lang="IN"&gt; maupun domestik, sekaligus banyak pula pendatang dengan tujuan bisnis di Bali. Maka, layanan kesehatan terkait pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS berusaha dipenuhi secara optimal. Dari data KPAP Bali menunjukkan angka ODHA tertinggi terdapat di Denpasar, dengan jumlah 2.051 jiwa. Data ini terungkap karena di Denpasar terdapat banyak layanan kesehatan bagi ODHA baik itu dari Dinas Kesehatan maupun LSM setempat. Di antaranya terdapat Puskesmas Kuta I yang menyediakan klinik IMS (Infeksi Menular Seksual), klinik VCT (&lt;i&gt;Volunteery Consulting Testing&lt;/i&gt;), dan klinik TRM (Terapi Rumatan Metadon). Ketiga klinik tersebut merupakan klinik penting yang menjadi sarana deteksi dini adanya temuan infeksi HIV pada pasien pengunjung. Di klinik IMS disediakan kondom gratis bagi siapa saja yang membutuhkan, sedangkan di klinik TRM disediakan jarum suntik steril gratis bagi IDU. Penyediaan kondom maupun jarum suntik steril gratis merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi HIV.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-HWV137HHwO8/TuQoSLAIsPI/AAAAAAAAALc/oWhQ0Dy0EPk/s1600/DSCN2892.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-HWV137HHwO8/TuQoSLAIsPI/AAAAAAAAALc/oWhQ0Dy0EPk/s200/DSCN2892.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;ARV gratis di klinik YKP&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Selain Puskesmas Kuta I, terdapat YKP (Yayasan Kerti Praja) yang fokus di bidang kesehatan bagi ODHA dari semua kalangan.&amp;nbsp; YKP memiliki klinik IMS, dan klinik VCT lengkap dengan penyediaan ARV gratis bagi kelompok dampingannya. Kelompok dampingan YKP terbagi menjadi tiga kelompok ODHA yaitu WPS (Wanita Pekerja Seks), ibu rumah tangga, dan pelanggan WPS. Meski terbagi dalam tiga kelompok dampingan, YKP tidak menutup layanan klinik dan penyediaan ARV gratis bagi ODHA dari populasi kunci waria, gay, IDU, maupun kalangan lainnya. Fokus pendampingan bagi ODHA dari populasi kunci IDU (Injecting Drugs User) di Denpasar dilakukan oleh LSM Dua Hati. Sedangkan pendampingan bagi ODHA dari populasi kunci waria dilakukan oleh LSM Gaya Dewata maupun Wacan (Waria Cantik). Tanpa melihat identifikasi populasi kunci masing-masing LSM, atas nama kemanusiaan mereka adalah komunitas yang peduli terhadap pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Bahwa sesungguhnya mereka tidak hanya bergerak menyelamatkan komunitasnya. Namun, mereka juga berjuang demi keselamatan keluarga dari komunitasnya yang notabene adalah masyarakat umum. Mereka keras memperjuangkan pencegahan penyebaran virus mematikan HIV yang bisa menjangkiti siapa saja dari berbagai kalangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Stigma dan diskriminasi merupakan teror ampuh yang mampu membunuh siapapun. Dan selayaknya stigma maupun diskriminasi terhadap ODHA sebagai orang berpenyakit kotor sudah harus dihilangkan. Karena stigma justru akan membuat orang menutup diri terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Dengan menutup diri dari pengetahuan tentang HIV maka kita juga tidak tahu bagaimana mengantisipasinya. Sedangkan diskriminasi terhadap ODHA juga harus ditiadakan, karena tidak boleh ada pembedaan perlakuan pada siapapun, tidak boleh ada diskriminasi pada segenap manusia, siapapun dia. Ketika mengetahui ODHA ada di dekat kita baik itu teman maupun keluarga, sewajarnya kita bersikap seperti biasanya saja. Dengan bersikap seperti biasa sudah membantu mereka untuk mendapatkan lingkungan hidup yang nyaman. Karena memang sepatutnya tidak ada perubahan yang terjadi setelah mengetahui status ODHA &lt;/span&gt;seseorang&lt;span lang="IN"&gt;. Tidak ada akibat negatif secara sosial dari ODHA terhadap lingkungan pergaulan &lt;/span&gt;kita&lt;span lang="IN"&gt;, sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk mengubah perilaku bergaul terhadap ODHA. ODHA hanyalah orang yang terdapat virus HIV di dalam tubuhnya, dan bila kita tidak berperilaku resiko tinggi maka tidak akan terinfeksi HIV.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-RIqnyCWgEmY/TuQtYSXtlQI/AAAAAAAAAL8/kpvaCBql46c/s1600/DSCN2880.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-RIqnyCWgEmY/TuQtYSXtlQI/AAAAAAAAAL8/kpvaCBql46c/s320/DSCN2880.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tidak ada yang perlu ditakuti dan dijauhi dari ODHA, yang kita hindari adalah virusnya. Bukan pula belas kasihan bagi ODHA, karena mereka memang tidak butuh. ODHA tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya bahkan lebih baik dari orang sehat tanpa virus HIV.Kita mungkin tidak tahu bahwa vokalis band Queen, Fredy Mercury adalah seorang ODHA. Lagu-lagu karyanya mampu membius para pecinta musik rock. Dan hingga kini lagu “We Are The Champion” selalu diperdengarkan dalam sesi pemberian trofi juara dalam berbagai kompetisi. Begitupun kita tidak tahu bahwa mungkin saja seorang pelajar dengan prestasi akademik yang sangat baik adalah &lt;/span&gt;seorang&lt;span lang="IN"&gt; ODHA. Atau mungkin seorang karyawan teladan di kantor tempat kita bekerja adalah seorang ODHA. K&lt;/span&gt;a&lt;span lang="IN"&gt;rena memang tidak ada yang menghambat ODHA untuk terus bekerja, berkarya, dan berprestasi seperti &lt;/span&gt;yang lainnya&lt;span lang="IN"&gt;, bahkan lebih baik dari kita. Dan ODHA bukanlah orang yang butuh perlakuan khusus, hanya sikap terbuka dan penerimaan tulus dari kitalah yang menjadi obat mujarab bagi keberlanjutan hidup mereka.&amp;nbsp; Karena semua orang siapapun dia mempunyai kesempatan hidup yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Perjuangan mencegah penyebaran HIV merupakan perjuangan kemanusiaan yang harus dilakukan semua kalangan, termasuk kita. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pencegahan penyebaran HIV adalah perjuangan menyelamatkan diri, keluarga, dan lingkungan sosial kita. Bergabung dengan komunitas peduli HIV AIDS dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS merupakan langkah kecil bagi kita dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa. Perjuangan ini adalah tanggung jawab kita&lt;/span&gt; semua&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KjZyL0n5epw/TuQx4sb2CZI/AAAAAAAAAME/OGWbPKznrW4/s1600/DSCN2915.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-KjZyL0n5epw/TuQx4sb2CZI/AAAAAAAAAME/OGWbPKznrW4/s320/DSCN2915.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-7520139974726760551?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/7520139974726760551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/12/nominatorgovlog-mereka-berjuang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7520139974726760551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7520139974726760551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/12/nominatorgovlog-mereka-berjuang.html' title='NominatorGoVlog- Mereka Berjuang Mencegah Infeksi HIV AIDS, Kita pun Juga'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cYF_19C7_24/TuQj8uVXtmI/AAAAAAAAALM/7Az2EqYrvgE/s72-c/DSCN2850.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-3735732046924262216</id><published>2011-11-18T13:06:00.002+07:00</published><updated>2011-11-22T14:44:48.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawan Cerita'/><title type='text'>Kita Semua 'Buddies' Bagi ODHA</title><content type='html'>&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;AIDS adalah masalah kesehatan, bukan masalah moral yang tidak sewajarnya berkaitan dengan stigma. Bahwa AIDS bukanlah penyakit kelamin, kita semua tahu itu. Penularannya tidak selalu dengan berhubungan intim. Virus HIV hanya bisa menular dengan cara pertukaran cairan tubuh yaitu cairan darah, cairan vagina atau sperma, dan air susu ibu. Dan virus HIV tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia. Biasanya, virus akan mati dalam beberapa menit setelah berada di luar tubuh. Bila virus itu di luar tubuh, maka ini merupakan lingkungan yang sangat dibencinya dan virus itu tidak dapat bertahan hidup, kecuali bila virus itu masuk ke dalam tubuh orang lain dalam waktu cepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Berada dalam satu ruangan bersama, menggunakan kamar mandi yang sama, tidur bersama, maupun berpelukan tidak bisa menularkan virus HIV. Lantas, mengapa kita masih menjauhi ODHA? Terlebih mengaitkannya dengan masalah moral hanya karena penularannya yang erat kaitan dengan gaya hidup bebas. Toh, mengidap AIDS tidak lantas membuat ODHA&amp;nbsp;berbuat kriminal maupun merugikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-384B-sPSwWI/TsX1rhq3QRI/AAAAAAAAAK0/SR_5-Ijsmms/s1600/t+shirt+oblong+know+aids.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" hda="true" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-384B-sPSwWI/TsX1rhq3QRI/AAAAAAAAAK0/SR_5-Ijsmms/s320/t+shirt+oblong+know+aids.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Buddies, yaitu perawat ODHA bukanlah orang tenaga medis. Siapapun bisa menjadi Buddies hanya dengan pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS yang cukup. Yang terpenting bagi Buddies adalah penerimaan tulus akan keberadaan ODHA di dekat kita. Peran Buddies sangatlah penting bagi ODHA, karena kedekatan saja mampu memberikan arti semangat hidup tersendiri. Rasa diterima di lingkungan mana pun akan membuat ODHA tidak segan untuk melakukan rujukan pengobatan. Di mana fasilitas pengobatan bagi ODHA pun masih sangat minim sekali dan masih terkesan disembunyikan di lingkungan rumah sakit. Padahal, penyakit ini adalah penyakit dengan vonis kematian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Apa yang kita lakukan bila mengetahui orang terdekat kita adalah ODHA? Adalah menjadi Buddies baginya. Buddies tidak harus selalu berada di dekat ODHA setiap saat, peran utamanya adalah membantu ODHA untuk mendapatkan akses layanan kesehatan. Mengenai penanganan medis tentu saja lebih baik ditangani oleh tenaga medis layanan kesehatan setempat. Selain itu, yang tepenting bagi Buddies adalah memberikan dukungan mental terhadap ODHA. &amp;nbsp;Karena selain meminum ARV secara teratur, ODHA akan mampu bertahan hidup lebih lama dengan cara menjaga daya tahan tubuhnya. Di sinilah pentingnya peran Buddies, yaitu meyakinkan ODHA bahwa hidupnya pun sangat berarti dan layak diperjuangkan seperti orang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Pengalaman saya mengenal Rudi &amp;nbsp;seorang ODHA dan Lucky istrinya yang bukan ODHA. Saya mengenal mereka di tahun 2010 saat saya bertugas sebagai pendamping lapangan untuk pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS bagi WPS (Wanita Pekerja Seks) di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rudi adalah pendamping lapangan bagi IDU (Injection Drugs User) atau pengguna narkoba suntik. Dulunya, Rudi memang seorang IDU dan tertular HIV juga karena penggunaan jarum suntik secara bersama. Rudi divonis positif HIV setelah menikah dan memiliki dua anak, beruntung istri dan dua anaknya dinyatakan negatif HIV. Apa yang dilakukan Lucky sebagai istrinya adalah dia semakin berperan secara tegas sebagai pendamping hidupnya. Ke mana pun Rudi pergi Lucky selalu menemaninya, karena bagi Lucky apa yang dilakukannya adalah karena cinta dan perjuangan mempertahankan keutuhan rumah tangga. Lucky harus berjuang agar suami sekaligus kepala rumah tangganya tetap bertahan hidup dan tetap menjadi sosok ayah yang dibanggakan anak-anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Awalnya, Rudi mengaku risih dengan keberadaan istri yang selalu mengikuti dia kemana pun ia pergi. Namun, kelamaan Rudi mengakui arti penting keberadaan istrinya. Selain selalu mengingatkan waktunya meminum ARV, Lucky lah orang pertama yang akan menghardik dan mengusir teman Rudi yang menawarkan narkoba kepadanya. Lucky juga yang dengan tanggap segera meminta penanganan dokter apabila suaminya sedang drop. Lucky Buddies bagi Rudi, dan kondisi tersebut menjadikan ujian cinta tersendiri bagi perjalanan hidup mereka. Menurut pengakuan Rudi, tak sekalipun Lucky pernah menyalahkan Rudi karena terjangkit virus HIV, yang ada hanya rasa tak mau kehilangan. Untuk itu Lucky menjadi sosok istri siaga bagi Rudi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin: 3pt 0in; text-align: left; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;;"&gt;Seperti halnya Lucky, kita semua bisa menjadi Buddies bagi orang terdekat kita yang ODHA. Karena hak dan peran ODHA tetaplah sama seperti kita juga, tidak ada keterbatasan yang menghambat mereka untuk berkiprah dan berprestasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-CWJaZgoNH5g/TssY-aPbdyI/AAAAAAAAALE/zPQOTXJ9AGo/s1600/following.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-CWJaZgoNH5g/TssY-aPbdyI/AAAAAAAAALE/zPQOTXJ9AGo/s320/following.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-F3Gp8QRDV3M/TssY7WfYnSI/AAAAAAAAAK8/LELhLdeGQzg/s1600/shortlink+buddies.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-F3Gp8QRDV3M/TssY7WfYnSI/AAAAAAAAAK8/LELhLdeGQzg/s320/shortlink+buddies.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-3735732046924262216?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/3735732046924262216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/11/kita-semua-buddies-bagi-odha.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3735732046924262216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3735732046924262216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/11/kita-semua-buddies-bagi-odha.html' title='Kita Semua &apos;Buddies&apos; Bagi ODHA'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-384B-sPSwWI/TsX1rhq3QRI/AAAAAAAAAK0/SR_5-Ijsmms/s72-c/t+shirt+oblong+know+aids.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-2884073404695766760</id><published>2011-11-16T12:33:00.004+07:00</published><updated>2011-11-16T14:17:47.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawan Cerita'/><title type='text'>Sehat Adalah Hak Asasi Manusia</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Pasal pertama dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa semua manusia dilahirkan merdeka, memiliki martabat dan hak-hak yang sama. Pasal pembuka tersebut sekaligus menjadi inti dari Hak Asasi Manusia yakni tidak boleh ada pembedaan perlakuan pada siapapun, tidak boleh ada diskriminasi pada segenap manusia, siapapun dia. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Bahwa sehat adalah hak bagi setiap individu agar tetap bisa melanjutkan hidup meraih cita dan asa. Stigma buruk HIV AIDS sebagai penyakit kutukan merupakan stigma kejam yang tidak berperikemanusiaan. Karena sesungguhnya seperti penyakit yang lain, yaitu akibat adanya penyakit maka menimbulkan gangguan sistem metabolisme tubuh. Sama halnya dengan virus HIV, yaitu virus yang menyerang kekebalan tubuh, di mana orang yang terkena virus ini akan mengidap penyakit AIDS. Virus HIV menyerang sel CD4 dalam sistem kekebalan tubuh serta menggunakan sel ini untuk bereplikasi. Akibatnya, jumlah sel ini dalam tubuh pun semakin menurun. ARV sebagai obat mampu bekerja dengan cara menghambat proses pembuatan virus dalam sel CD4, hingga jumlah CD4 pun dapat ditingkatkan. Meskipun demikian, ODHA tetap mampu mempertahankan hidupnya dengan tetap menjaga daya tahan tubuh yang prima agar jumlah CD4 dalam tubuh tidak dikalahkan oleh virus HIV.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Di tahun 2010, hampir satu tahun saya merasakan hidup bersama di lingkungan ODHA. Mereka adalah wanita pekerja seks yang sebagian besar mengawali ‘karir’ sebagai pekerja seks dikarenakan menjadi korban KDRT. Alih-alih ingin mendapatkan kemerdekaan ironis dari sang suami, yang ada justru dipekerjakan dan diperas uangnya oleh suami. Pekerjaan yang rentan dengan penularan HIV, maka terkena penyakit tersebut dianggap sebagai resiko pekerjaan belaka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Berada di tengah ODHA memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya, terutama dalam hal bagaimana mereka saling memberikan semangat hidup bagi sesama. Pada bulan Juni 2010, saya berkesempatan melakukan kunjungan ke lokalisasi Sintai di Kota Batam. Saya ditugaskan membantu seorang teman yang menjadi fasilitator pelatihan pengorganisasian bagi wanita pekerja seks di lokalisasi tersebut. Pelatihan tersebut diikuti beberapa wanita pekerja seks terpilih dari masing-masing wisma atau bar, mereka berkumpul dalam aula yang tersedia di kompleks lokalisasi. Mereka sebanyak 20 orang dipilih oleh mami/papi pemilik wisma mewakili teman yang lainny. Mereka semua sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Karena bagi mereka, belum pernah ada pelatihan yang melibatkan mereka sepenuhnya. Yang ada sebelumnya hanyalah berkumpul untuk sekedar dianggap ada sebagai penghuni lokalisasi.&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XI9QZgpBVbw/TsNKS0JdwbI/AAAAAAAAAKI/eOynqCY9d_M/s1600/WPS+Sintai.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://3.bp.blogspot.com/-XI9QZgpBVbw/TsNKS0JdwbI/AAAAAAAAAKI/eOynqCY9d_M/s320/WPS+Sintai.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Para Wanita Pekerja Seks (WPS) di Sintai Kota Batam&lt;br /&gt;saat mengikuti Pelatihan Pengorganisasian&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;&amp;nbsp;Dalam pelatihan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, mereka diberikan materi dan praktek bagaimana pembentukan organisasi. Di mana yang menjadi pengurus dan anggota organisasi adalah sesama wanita pekerja seks itu sendiri. Tujuannya agar mereka bisa membentuk sebuah komunitas berdasarkan ruh organisasi yang digali dari diri mereka sendiri. Dengan begitu, diharapkan mereka memiliki keyakinan dan kekuatan bahwa mereka berhak dihargai sebagai manusia individu seperti layaknya orang lain. Bukan sekedar sebagai pekerja terlebih sebagai obyek yang dipekerjakan oleh mami/papi sebagai majikan yang tidak peduli dengan kondisi kesehatan mereka. Pembentukan organisasi ini sekaligus memberikan penyadaran bahwa mereka pun berhak menentukan nasibnya sendiri. Di samping itu, banyak pengetahuan yang mereka dapatkan seputar pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Di antarnya, pengetahuan tentang upaya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Peer Educator&lt;/i&gt; (pendidik sebaya), peran dan manfaat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Buddies&lt;/i&gt;, akses kondom, penyadaran untuk melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Volunteery Conculting Testing&lt;/i&gt; (VCT), upaya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Prevention Mother To Child transmition&lt;/i&gt; (PMTCT), akses antiretroviral (ARV), serta pengetahuan lainnya seputar pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Tujuan utama dari pelatihan organisasi ini tentu saja bukan sekedar untuk menyatukan kekuatan wanita pekerja seks saja. Melainkan, dengan adanya organisasi yang dibentuk dari oleh dan untuk mereka, maka pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di kalangan mereka dapat teratasi secara mandiri. Ini merupakan salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan HIV AIDS dengan cara &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Peer Education &lt;/i&gt;(pendidikan sebaya). Sebagai orang yang berada di luar lingkaran hidup mereka, saya hanya bisa memberikan pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS bagi mereka. Selain itu, juga membantu mereka dalam mendapatkan akses pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Selebihnya, hanya mereka sendiri yang bisa memberikan pengaruh kuat bagi sesama mereka sendiri. Namun, keberadaan saya maupun kita sebenarnya mampu memberikan pengaruh yang sama kuatnya bila dilakukan dengan sepenuh hati. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Pengalaman saya mengenal secara dekat salah seorang ODHA di lingkungan lokalisasi yang kini sudah mentas dari pekerjaannya karena diperistri seorang pelanggan yang bukan ODHA. Baginya, sang suami adalah malaikat yang dikirimkan Tuhan karena doa dan keinginannya selama ini. Karena bagaimanapun dia sama sekali tidak menginginkan menjadi wanita pekerja seks, maka setiap beribadah dia memohon ampun dan berdoa agar diberikan jalan keluar dari pekerjaannya. Bersyukur karena sang suami pun menyayangi sepenuh hati dan wanita tersebut kini membuka warung nasi. Inilah salah satu contoh bukti bahwa kesempatan itu ada bagi setiap orang, keinginan untuk sehat pun layak diperjuangkan bagi semua pihak. Pendekatan sepenuh hati bisa dilakukan dengan cara penerimaan tulus sebagai teman yang sama di antara kita. Toh penularan virus HIV tidak semudah penyakit menular lainnya. Pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara penularan virus HIV menjadi bekal tambahan yang wajar seperti halnya bagaimana kita bergaul dengan banyak orang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 35.45pt;"&gt;Perhatian kita terhadap ODHA akan menyadarkan mereka bahwa hidup mereka juga sangat besar artinya, seperti halnya orang lain. Bahwa hidup harus terus dilanjutkan, karena mereka mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi inividu yang berharga. Bukankah di mata Tuhan kita semua sama, hanya amal ibadahnya yang menentukan. Dengan jalan apapun mereka tertular virus HIV itu merupakan takdir yang terlanjur diterima, namun hidup harus tetap dilanjutkan seperti rencana semula. Yaitu, bangkit, belajar, memperbaiki kesalahan, dan terus mencari pengalaman sehingga mampu meraih prestasi maupun keberhasilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Maka, mari sebisa mungkin menyadarkan ODHA bahwa sehat adalah hak asasi manusia, dan setiap orang tanpa diskriminasi berhak dan layak mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tRW372qVgTE/TsNZGuboQSI/AAAAAAAAAKg/7bTFjfnBEks/s1600/shortlink.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-tRW372qVgTE/TsNZGuboQSI/AAAAAAAAAKg/7bTFjfnBEks/s320/shortlink.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wDLVOZqQ4JE/TsNTkVBusRI/AAAAAAAAAKY/2K7pVX5C6CU/s1600/Gayaku719.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-wDLVOZqQ4JE/TsNTkVBusRI/AAAAAAAAAKY/2K7pVX5C6CU/s320/Gayaku719.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-2884073404695766760?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/2884073404695766760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/11/sehat-adalah-hak-asasi-manusia.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2884073404695766760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2884073404695766760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/11/sehat-adalah-hak-asasi-manusia.html' title='Sehat Adalah Hak Asasi Manusia'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XI9QZgpBVbw/TsNKS0JdwbI/AAAAAAAAAKI/eOynqCY9d_M/s72-c/WPS+Sintai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-8227630461373636133</id><published>2011-10-18T15:56:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T11:08:57.324+07:00</updated><title type='text'>Soto Rawon Kalkulator</title><content type='html'>Kuliner yang satu ini pasti tak asing bagi setiap orang yang pernah berkunjung ke Taman Bungkul Surabaya. Lokasinya yang strategis siap menyambut setiap pengunjung yang baru memasuki area taman. Brand warung yang tertera sebenarnya bernama "Warung Sedap Malam", namun orang-orang lebih mengenalnya dengan Warung Kalkulator. Disebut demikian karena, setiap pelayannya mampu menghitung jumlah tagihan makanan cukup dengan otak dan mulutnya. Kurang lebih ada 6 pelayan laki-laki di warung ini, semuanya bisa menghitung dengan mulutnya secara akurat. Tanpa kalkulator.&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0rNunOzLvkI/Tp09NhvkuqI/AAAAAAAAAHU/pAE6FJnrc5o/s1600/Ade445.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-0rNunOzLvkI/Tp09NhvkuqI/AAAAAAAAAHU/pAE6FJnrc5o/s320/Ade445.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Warung Sedap Malam "Kalkulator"&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, kemampuan menghitung para pelayannya menjadi daya tarik tersendiri bagi Warung Sedap Malam. Namun, soal cita rasa rawon dan sotonya pun cukup membuat kita ketagihan untuk makan masakannya. &lt;br /&gt;Setiap memasuki warung, tak perlu repot memesan, Anda segera dipersilahkan duduk dan ditanya "Soto apa Rawon?". Anda tinggal menjawabnya, dengan cepat pesanan akan datang. Berbagai lauk tambahan tersedia di meja, menunggu untuk dipilih dan disantap.&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-huHok15fzW8/Tp09iw6JdyI/AAAAAAAAAHc/t3nNnNJNa1w/s1600/Ade442.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-huHok15fzW8/Tp09iw6JdyI/AAAAAAAAAHc/t3nNnNJNa1w/s320/Ade442.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Santab mantab soto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menikmati hidangan, cukup dengan melambai tangan ke arah pelayan, maka pelayan akan mendatangi Anda dan menghitung jumlah makanan yang harus dibayar. Tak perlu ragu dan khawatir kalau ternyata jumlah yang harus dibayar itu asal hitung. Saat menghitung jumlah makanan, pelayan tersebut akan menyebutkan harga per item makanan yang Anda beli. Sehingga, bila Anda ragu, Anda bisa menghitungnya ulang. Dan ternyata jumlahnya sama, akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, sebelum esoknya suami saya terbang ke Gorontalo untuk menjalankan tugas pekerjaannya, saya sempat mengajaknya mampir ke warung ini. Dia memesan soto, menurutnya cita rasa sotonya biasa saja, tidak seenak Soto Dok Dinoyo, Malang, katanya. Dan saya memesan nasi rawon, menurut saya rasa rawonnya enak sekali, dengan rasa khas rawon Surabaya. Rawon khas Surabaya yang sangat kental hitam pekat karena banyaknya kluwek sehingga rasanya mantab.&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-LLS7IpeZEB4/Tp0-SUtp0WI/AAAAAAAAAHk/7Db7aqN5qqo/s1600/Ade443.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-LLS7IpeZEB4/Tp0-SUtp0WI/AAAAAAAAAHk/7Db7aqN5qqo/s320/Ade443.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Menurutnya masih enak soto dok Dinoyo, Malang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Usai menikmati hidangan makan malam di Warung Kalkulator, dilanjutkan dengan menikmati suasana cangkruk'an di Taman Bungkul Surabaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-8227630461373636133?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/8227630461373636133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/10/soto-rawon-kalkulator.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8227630461373636133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8227630461373636133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/10/soto-rawon-kalkulator.html' title='Soto Rawon Kalkulator'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0rNunOzLvkI/Tp09NhvkuqI/AAAAAAAAAHU/pAE6FJnrc5o/s72-c/Ade445.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4233677626435034792</id><published>2011-08-16T10:06:00.000+07:00</published><updated>2011-10-19T15:24:17.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curah Saya'/><title type='text'>Elegi yang Dinanti</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tak ada kisah asmara yang dirangkai, semua hanya berawal dari kata "tunggulah aku". Dan cerita ini pun dimulai, mengalir dengan segala kepercayaan dan kepasrahan. Yang diinginkan tidaklah muluk-muluk, hanya harapan kesediaan meretas jalan bersama. Tidak banyak hal saling diketahui satu sama lain, satu hal yang mereka tahu bahwa bersama saling menemukan kenyamanan. Jangan tanya tentang cinta di antara mereka, biar itu mereka yang rasa. Karena sekelumit cerita di sini saja tidak cukup menggambarkan rasa indahnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang jelas mereka selalu saling tersenyum, meski sedang berbincang tentang kesedihan sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat ini mereka tidak sedang berkasih mesra. tak sekalipun mereka pernah bercumbu rayu. Mereka hanya sedang merencanakan rangkaian cinta seperti yang diajarkan Tuhannya. Entah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karena jarak yang tidak memungkinkan, atau memang karena tidak diperlukan. Yang pasti, tanpa bermesraan seperti yang lainnya, mereka bisa saling menyakinkan. Bahwa mereka saling mencintai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di sudut ini aku melihat mereka, mengamati, dan merenungi. Benarlah apa yang diajarkan para orangtua, biar hati yang berbicara. Biar hati yang menuntun dua sejoli untuk saling meyakini. Esok di sore hari, sang perempuan akan menjemput lelakinya di sebuah bandar udara. Menagih janji.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4233677626435034792?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4233677626435034792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/08/elegi-yang-dinanti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4233677626435034792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4233677626435034792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/08/elegi-yang-dinanti.html' title='Elegi yang Dinanti'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Surabaya, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.2652778 112.74250000000006</georss:point><georss:box>-7.3481463 112.61309250000006 -7.1824093 112.87190750000006</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-9160359663946996398</id><published>2011-03-03T12:13:00.000+07:00</published><updated>2011-10-19T15:24:53.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngulik Film'/><title type='text'>The Fighter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/1_zijS_UAtw/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/1_zijS_UAtw&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/1_zijS_UAtw&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di tempat parkir motor, pada pukul 20.45 seorang teman mengirim sms "ada dua voucher lagi, mau?". Tanpa kubalas sms itu aku dan Rully begegas naik ke lantai 3 Sutos langsung ke Cineplex XXI. Dan kmi pun menonton film kedua, The Fighter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Fighter mendapat nominasi Oscar 2011 untuk sutradara terbaik,  editing terbaik, dan gambar, penulisan naskah, ataupun peran pembantu  terbaik, yaitu Christian Bale, Amy Adams, serta Melissa Leo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dalam film ini bagi saya adalah konflik yang sangat ricuh mampu diselesaikan dengan cara khas keluarga.&amp;nbsp; Konflik berat yang disajikan hanya terlihat sebagai konflik ringan saja, gelak tawa pun memenuhi ruangan sineplex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya bisa disimak di&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/film/2011/02/24/brk,20110224-315726,id.html"&gt;The Fighter-Tempo&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-9160359663946996398?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/9160359663946996398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/03/setelah-sampai-di-tempat-parkir-motor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/9160359663946996398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/9160359663946996398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/03/setelah-sampai-di-tempat-parkir-motor.html' title='The Fighter'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-162542215123457984</id><published>2011-03-01T11:23:00.000+07:00</published><updated>2011-10-19T15:28:42.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngulik Film'/><title type='text'>The King's Speech</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/pzI4D6dyp_o/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/pzI4D6dyp_o&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/pzI4D6dyp_o&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;Yakh, pantaslah film ini menyabet Piala Oscar 2011. Terutama sutradara terbaik, Tom Hooper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabur dari tanggung jawab lembur kerja, pamit bilang beli makan malam, saya pertaruhkan kemarahan si bos demi film ini. Pukul 16.00 tepat saya kirim sms ke nomor 777, salah satu konten layanan Telkomsel. Poin kartu seluler Simpati saya berkurang 100 poin, bertukar dengan voucher dua tiket nonton di XXI Cineplex Surabaya Town Square. Dan, pukul 17.00 meluncur bersama teman kerja yang juga agak bandel,&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.facebook.com/rully.ceriaselamanyah"&gt;Rully&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain dari King George VI, ayah dari Queen Elizabeth II, dalam mengatasi penyakit gagapnya. Dia gagap berpidato, tapi lancar memaki-maki, adalah Lionel Logue seorang terapis amatiran yang mengerti cara penyembuhan paling tepat untuk sang Raja. Dia juga yang mengajarkan untuk melontarkan makian sambil menirukan gaya Adolf Hitler di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang perang menghadapi Jerman yang dipimpin Hitler, maka King George harus memberikan pidato. Pidato tersebut yang sedianya memotivasi pasukan perang sekaligus menenangkan hati rakyat yang tinggal di rumah masing-masing. Maka, dengan berbagai cara dia berlatih bersama Logue mulai dari menghentikan kebiasaan merokok, latihan pernapasan, berguling, hingga memaki-maki, semua dengan melupakan kedudukan sebagai raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya, metode yang diberikan Logue berhasil membuat King George membawakan pidato dengan lancar dan bersahaja. Tidaklah membutuhkan orang hebat untuk menjadikannya hebat, hanya pengertian dan ketulusan. Dan mereka pun, King George dan Lionel Logue bersahabat hingga akhir hayat mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-162542215123457984?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/162542215123457984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/yakh-pantaslah-film-ini-menyabet-4.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/162542215123457984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/162542215123457984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/yakh-pantaslah-film-ini-menyabet-4.html' title='The King&apos;s Speech'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-6200110703346235899</id><published>2011-02-14T12:18:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T15:41:58.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Ayo ke Museum</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;heheheh,,, judulnya seperti ajakan rajin ke bank.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YiHAgvdUL40/TVi73LDlJjI/AAAAAAAAAFo/Vr_vwNmGL1U/s1600/Photo0144.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-YiHAgvdUL40/TVi73LDlJjI/AAAAAAAAAFo/Vr_vwNmGL1U/s200/Photo0144.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Ini energi masih muda kita harus salurkan untuk sering napak tilas atau bahasa kerennya backpacker. Menapaki jejak sejarah founding fathers negeri luhur ini. Dengan menyaksikan langsung sisa peninggalan mereka, maka akuilah bahwa negeri ini begitu luhur dan kaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Sejak kecil aku sudah sering daiajak orangtuaku berziarah ke makam wali sembilan. Ya, sejak aku masih TK dan rutin setiap tahunnya. Kebetulan orangtuaku rutin mengadakan jama'ah ziarah wali sembilan. Sisa penginggalan wali sembilan itu banyak rupa, ada makam, goa, pohon, danau, batu, mesjid, rumah, apapun. Semuanya menyimpan cerita bagaimana para sang wali menjalankan dakwah di nusantara dengan cara damai yang perlahan tapi pasti. Hidayah itu turun dengan santun, bukan dengan kekerasan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Czga4LMHPRI/TVi8O2TeFoI/AAAAAAAAAFs/vYSIDiyG4MM/s1600/Photo0145.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-Czga4LMHPRI/TVi8O2TeFoI/AAAAAAAAAFs/vYSIDiyG4MM/s200/Photo0145.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Di kota Surabaya ini aku mulai mengunjungi museum House of Sampoerna,letaknya di deretan kota tua Surabaya bagian utara. Surabaya pernah menjadi kota yang mengawali kapitalisasi gula, diikuti dengan tembakau yang tak kalah kaya. Sampoerna didirikan pada tahun 1913 di Surabaya oleh Liem Seeng Tee dan istrinya Siem Tjiang Nio, imigran Tionghoa dari Fujian, Tiongkok dengan nama Handel Maastchpaij Liem Seeng Tee yang kemudian berubah menjadi NV Handel Maastchapij Sampoerna. House Of Sampoerna berlokasi di Jl. Taman Sampoerna 6, Surabaya&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Di dalam museum yang merupakan pabrik rokok Sampoerna di awal berdirinya, terdapat berbagai barang bersejarah. Di antaranya, mesin cetak rokok, alat ukur kandungan rokok, motor, mobil, dan di lantai dua terdapat sebarisan buruh perempuan yang sedang melinting rokok. Di balik kaca, bisa terlihat aktivitas mereka seperti robot, badan dan tangannya bergerak berirama dari pagi hingga sore nanti akan tetap begitu. Ironis, upah mereka pastilah tak seberapa jika dibandingkan dengan besarnya keuntungan penjualan rokok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-mEyJJ9tkyos/TVi8qoSaQQI/AAAAAAAAAFw/KQvA8h8Vzek/s1600/Photo0155.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-mEyJJ9tkyos/TVi8qoSaQQI/AAAAAAAAAFw/KQvA8h8Vzek/s200/Photo0155.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Dari napak tilas ini, memberiku sedikit ruang berpikir. Wawasan tentang pembuatan rokok dan kebesaran bangsa pengekspor rokok terbesar ini. Berikutnya aku akan mengunjungi tempat bersejarah lain yang memprovokasi jiwaku dalam nasionalisme.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-6200110703346235899?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/6200110703346235899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/ayo-ke-museum.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/6200110703346235899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/6200110703346235899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/ayo-ke-museum.html' title='Ayo ke Museum'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-YiHAgvdUL40/TVi73LDlJjI/AAAAAAAAAFo/Vr_vwNmGL1U/s72-c/Photo0144.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-8039959137471775995</id><published>2011-02-10T13:36:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T15:42:29.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawan Cerita'/><title type='text'>Hiu Kecil</title><content type='html'>Ini adalah pesan di kotak surat Facebook saya, dikirim oleh sahabat saya Mameh Anies.&lt;br /&gt;Thnx Nies, Aku Padamoe...&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LyC34BB-umc/TVOHOBass_I/AAAAAAAAAFY/UDwJHpPZ4LE/s1600/salmon-population-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-LyC34BB-umc/TVOHOBass_I/AAAAAAAAAFY/UDwJHpPZ4LE/s200/salmon-population-1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak ut dinikmati jika ikan tersbt masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah utk disajikan.&lt;br /&gt;Jauh lebih nikmat dibandingkan dg ikan salmon yg sdh diawetkan dg es. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya para nelayan selalu mmasukkan salmon tangkapnya ke suatu kolam buatan agar dlm prjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesti demikian pada kenyataannya byk salmon yg mati dikolam buatan tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara nya mereka menyiasatinya?&lt;br /&gt;Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil dikolam tsb. Ajaib!! Hiu kecil tsb "memaksa " salmon2 itu terus brgerak karena jgn sampai dimangsa.&lt;br /&gt;Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam membuat kita mati ! Bergerak membuat kita hidup !&lt;br /&gt;dcpooh_imoetzz: Barangkali kurang lebih itulah pesan moral yg dpt kita tangkap dr gmbaran diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yg membuat kita diam? Saat tdk ada masalah dlm hidup dan saat kita berada dlm zona nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi sperti ini kerap membuat kita terlena. Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita tlah mati. &lt;br /&gt;Ironis , bukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Apa yg membuat kita bergerak?&lt;br /&gt;Masalah, pergumulan dan tekanan hidup.&lt;br /&gt;Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita brgerak aktif dan brusaha bgmana mengatasi semua prgumulan hidup itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat saat sperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kpd Tuhan. Tdk hanya itu, kita menjadi kreatif, dan potensi diri kitapun menjadi berkembang luar biasa !!&lt;br /&gt;dcpooh_imoetzz: Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar byk dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya syukurilah "hiu kecil" yg terus memaksa kita ut bergerak dan tetap survive !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak..       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-8039959137471775995?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/8039959137471775995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/hiu-kecil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8039959137471775995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8039959137471775995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/hiu-kecil.html' title='Hiu Kecil'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-LyC34BB-umc/TVOHOBass_I/AAAAAAAAAFY/UDwJHpPZ4LE/s72-c/salmon-population-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-2180928954583015706</id><published>2011-02-09T12:34:00.000+07:00</published><updated>2011-02-09T12:40:03.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair Merdu'/><title type='text'>"Everybody's Changing"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVIlpvJfS3I/AAAAAAAAAFU/08iwF2OiK0Y/s1600/Keane-Everybodys-Changi-369312.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVIlpvJfS3I/AAAAAAAAAFU/08iwF2OiK0Y/s200/Keane-Everybodys-Changi-369312.jpg" width="136" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;You say you wander your own land&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; But when I think about it&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; I don't see how you can &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; You're aching, you're breaking&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I can see the pain in your eyes&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Says everybody's changing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I don't know why &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; So little time&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Try to understand that I'm&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Trying to make a move just to stay in the game&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; I try to stay awake and remember my name&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; But everybody's changing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I don't feel the same &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; You're gone from here&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And soon you will disappear&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Fading into beautiful light&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Cause everybody's changing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I don't feel right &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; So little time&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Try to understand that I'm&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Trying to make a move just to stay in the game&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; I try to stay awake and remember my name&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; But everybody's changing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I don't feel the same &lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; So little time&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Try to understand that I'm&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; Trying to make a move just to stay in the game&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; I try to stay awake and remember my name&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; But everybody's changing&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt; And I don't feel the sam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace;"&gt;Setiap orang berubah, katanya. Salah satu sifat dasar manusia yaitu rasa jenuh. Selalu ingin berubah, bikin hidup lebih hidup. Dan jangan pernah takut dengan segala rasa yang dirasa di dunia. Maka Tuhanpun menganjurkan untuk berkelana melihat pemandangan alam ciptaannya adalah untuk bersyukur. Segala petualangan itu membuahkan sebuah pemikiran untuk merubah keadaan.   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-2180928954583015706?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/2180928954583015706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/everybodys-changing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2180928954583015706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2180928954583015706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/everybodys-changing.html' title='&quot;Everybody&apos;s Changing&quot;'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVIlpvJfS3I/AAAAAAAAAFU/08iwF2OiK0Y/s72-c/Keane-Everybodys-Changi-369312.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-5226696524650406355</id><published>2011-02-08T10:53:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:02:27.863+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Titik Balik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9Dptq68I/AAAAAAAAAFI/n2pzDZFvPKc/s1600/DSC00268.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9Dptq68I/AAAAAAAAAFI/n2pzDZFvPKc/s200/DSC00268.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bersyukur sampai di sini. Satu kenikmatan yang diberikan Tuhan harus dibayar dengan dimbilnya kenikmatan yang lain. Aku ini manusia yang berpikir, maka kujalankan hidup dengan segala pkirku. Dan kata Pramoedya bahwa "Kita harus adil sejak dalam pikiran", ini memang baik adanya dan patut diperjuangkan. Sebagai manusia yang bermartabat, harga diri adalah satu-satunya hal yang patut diperjuangkan. Di kota Surabaya ini, adalah muara perjalanan selama pencarianku menilik dunia aktivis. Berawal dari sebagai mahasiswa pergerakan, seorang sarjana yang memikul beban harapan, sebagai aktivis pendamping wanita pekerja seks, dan berujung di sini. DI sebuah LSM yang memfasilitasi program sosial kemasyarakatan yang dianggarkan beberapa perusahaan multinasional.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam akltivitasku di LSM ini rasanya aku sudah bukan lagi aktivis, mungkin aktivis semu. Bekerja mendidik masyarakat pedesaan dengan dana dari perusahaan global. Direktur LSM tempatku bekerja mengatakan, karena dia dulunya pernah ngaktivis, "kalau tidak bisa menolak globalisasi maka kita giring globalisasi". Dan aku memaknainya dengan begini, "kalau kita tidak bisa menolak kapitalis, maka kita copet kapitalis". Dan semakin jauh kutinggalkan dunia aktivis yang bohemian, demi kemauan satu nama: Ibu. Benarlah, kini beliau tenang dan bisa membanggakan aku sebagai anaknya yang telah dikuliahkan dengan susah payah.&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9dmSUbKI/AAAAAAAAAFM/dcwTBe1R7qs/s1600/Ren%25C3%25A9_Descartes.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah orang terkasihku, yang telah bersamaku selama 4 tahun pun harus juga kutinggalkan di Malang. Dia yang masih harus bergelut dengan garapan skripsi tak kunjung usai dalam 2 semester ini. Berteman kekasih barunya yang berprofesi sebagai SPG (&lt;i&gt;Sales Promotion Girl&lt;/i&gt;). Katanya, pacar barunya itu lebih cantik dan anggun, pun juga lebih bisa memanjakan dirinya. Ya sudahlah,.. Nampaknya dia sudah jenuh denganku yang tidak anggun, tidak cantik, namun aku merasa juga bisa memanjakan dirinya hahahahah... (entah dengan cara apa? yang pasti tidak seperti mereka)&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9dmSUbKI/AAAAAAAAAFM/dcwTBe1R7qs/s1600/Ren%25C3%25A9_Descartes.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9dmSUbKI/AAAAAAAAAFM/dcwTBe1R7qs/s200/Ren%25C3%25A9_Descartes.jpg" width="163" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala kukenal ungkapan "Cogito ergo Sum" Descartes, sejak itulah kerahkan segala daya untuk menjadi sang&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9dmSUbKI/AAAAAAAAAFM/dcwTBe1R7qs/s1600/Ren%25C3%25A9_Descartes.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;pemikir. Sempat teman-temanku meplesetkan "Libido ergo Sum", dan kami sepakat plesetan ini sebagai lawan mutlak dari petuah sang matematikawan Perancis tersebut. Tak mudah memang, dan usaha ini akan terus berkalang hingga ujung kematian. Selayaknya seumur hidup manusia terkendali pikir, hati boleh sedikit bicara selama tidak melemahkan diri dan tidak merugikan yang lain.&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9dmSUbKI/AAAAAAAAAFM/dcwTBe1R7qs/s1600/Ren%25C3%25A9_Descartes.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC93cwNl9I/AAAAAAAAAFQ/s1MGahKhIQc/s1600/4157_1055772156353_1287309680_30113789_2062009_n.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC93cwNl9I/AAAAAAAAAFQ/s1MGahKhIQc/s200/4157_1055772156353_1287309680_30113789_2062009_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Dan biarlah cinta itu berlalu begitu saja, toh dialah yang menyerah dalam perjalanan ini. Beruntung akulah yang memutuskan mengakhiri hubungan karena pengkhianatan ini. Konsekwensinya maka, 'kan kujelang mimpi yang kubeli. Berjalan di titik balik, dengan kendali pikirku.&lt;br /&gt;Terakhir, dari sastrawan Rusia Leo Tolstoy: "Tuhan Maha Tahu tapi Tuhan Menunggu"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-5226696524650406355?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/5226696524650406355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/titik-balik.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5226696524650406355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5226696524650406355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/titik-balik.html' title='Titik Balik'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TVC9Dptq68I/AAAAAAAAAFI/n2pzDZFvPKc/s72-c/DSC00268.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-5660718914333804115</id><published>2011-02-04T10:37:00.000+07:00</published><updated>2011-02-04T10:37:10.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawan Cerita'/><title type='text'>Biarkan Berlalu</title><content type='html'>Baiknya kita padami saja unggunan api ini&lt;br /&gt;Karena kau takkan apa-apa&lt;br /&gt;Sedang aku mati tinggal rangka&lt;br /&gt;Petikan puisi Chairil Anwar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sakit itu kurasakan juga, setelah 4 tahun bertahan bersama. Kukira semua 'kan baik-baik saja. Kau selelsaikan sisa kerja kerasmu di Kampus. Sedangkan aku dengan lingkungan kerja yang baru. Tidak seperti yang kukira, di belakangku berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bisa diperbaiki hubungan ini, tapi naluri tak dapat menerima. Kalaupun kita pertahankan, hanya membalas pengkhianatanmu saja yang kulakukan. Baiknya aku mundur saja.&lt;br /&gt;Tutur tulisku kali ini entah kenapa tak begitu bisa kurapikan. Mungkin sakit ini terlalu dalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-5660718914333804115?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/5660718914333804115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/biarkan-berlalu.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5660718914333804115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5660718914333804115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/02/biarkan-berlalu.html' title='Biarkan Berlalu'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-8867985898547826463</id><published>2011-01-28T14:10:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:01:50.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Janji Dapur Anak Kos</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TUJruPmIV9I/AAAAAAAAAE8/mZhZGJTR93w/s1600/EBDM0707.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TUJruPmIV9I/AAAAAAAAAE8/mZhZGJTR93w/s1600/EBDM0707.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jaman saya kecil dulu ada Rudy Khoirudin yang mengisi acara masak-mask di pagi hari. Ibu saya tidak terlalu suka menontonnya, justru saya yang suka. Masak-memasak ala Rudy itu menjadi inspirasi saya saat bermain pasar-pasaran bersama teman-teman kecil saya. Dan sekarang, ikon tren memask digantikan oleh Farah Quinn. Perempuan cantik ini berhasil menjadikan memasak sebagai tren gaya hidup ibu muda perkotaan. Ibu saya tidak suka menonton karena sudah jago masak, justru saya yang suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TUJr1QCOkPI/AAAAAAAAAFA/sGNezsJVhgg/s1600/Farah+Quinn+chef+gelar+pastry.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TUJr1QCOkPI/AAAAAAAAAFA/sGNezsJVhgg/s200/Farah+Quinn+chef+gelar+pastry.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Terima kasih Farah, saya sekarang jadi doyan masak karena tren. Menurut saya, inilah satu-satunya fesyen yang tidak menyiksa. Tidak seperti fesyen lain yang banyak diikuti perempuan pada umunya, yang menyiksa. Tren memasak ini lebih hemat, mengasyikkan, dan mendidik perempuan untuk tidak konsumtif. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Menikmati makanan hasil olahan sendiri tentu ada kenikmatan tersendiri. Bahan olahan makanan tidak perlu kebarat-baratan seperti Farah, tapi dandan saat masak bolehlah tiru-tiru beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal di kos dengan fasilitas dapur yang bersih dan nyaman, membuat saya semakin menikmati ritual memasak ini. Setiap pagi setelah mandi dan berbdandan dengan cantik maka saya memulai keasyikan di dapur. Selain Farah, beberapa teman saya yang sudah berumah tangga juga turut menyumbang kompor pemanas semangat saya. Dan ternyata, sudah banyak blog dengan konten masakan lengkap dengan cerita ritual memasak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, memasak adalah hobi sehat dengan kenikmatan tersendiri. Apalagi kalau ternyata masakan saya yang terkadang diolah dengan resep ngawur itu terasa lezat. Sungguh kepuasan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Meski saya kerja di kantor yang menyita waktu dari jam 08.00 hingga jam 16.00 saya berjanji akan selalu menyempatkan memasak. Pun bila saya hendak bepergian, saya akan memasak sendiri makanan bontotan saya. Bravo memasak! Viva dapur ceria!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-8867985898547826463?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/8867985898547826463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/01/janji-dapur-anak-kos.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8867985898547826463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8867985898547826463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2011/01/janji-dapur-anak-kos.html' title='Janji Dapur Anak Kos'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TUJruPmIV9I/AAAAAAAAAE8/mZhZGJTR93w/s72-c/EBDM0707.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4931399705613834855</id><published>2010-11-03T11:04:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:37:39.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Perempuan-perempuan Minke</title><content type='html'>&lt;div&gt;Pernah dirinya mengakui sebagai mata keranjang. Itu didasarkan pada penilaian kawan-kawan dekatnya. Dan bukan mata keranjang hidung belang, yang sebatas menyukai kecantikan dan kemolekan tubuh perempuan lalu mempermainkan semaunya. Menuykai, mencintai, dan mengagumi kecantikan perempuan dengan keseluruhan. Jika ada kepatutan baginya bersanding dengan sang perempuan, maka diperistrilah dengan segenap tanggung jawab lelaki sejati. Jika tiada kepatutan, maka mengagumi sajalah, sekaligus menjadikannya inspirasi keagungan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDe6aUvFeI/AAAAAAAAAEk/UkWJdvru3-4/s1600/wy-dewi-kunti.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDe6aUvFeI/AAAAAAAAAEk/UkWJdvru3-4/s200/wy-dewi-kunti.jpg" width="148" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sang Bunda. Perempuan yang melahirkan dan mendidiknya dalam lingkungan kerajaan kecil bernama kabupaten. Perempuan jawa tulen, tak ada padanya pendidikan tinggi bagi perempuan di jamannya. Namun kecerdasanlah yang membuatnya mampu mengimbangi pola pikir suaminya yang bupati. Setiap anak pasti mengagumi ibundanya, begitupun dengan Minke. Dia yang selalu menantang kerasnya pikir dan teguhnya hati Minke. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bagi Minke yang tidak takut maupun segan pada ayahnya itu, tajam tatap mata Bunda yang menundukkan dirinya. Sebagai seorang istri bupati, Bunda harus mampu menyesuaikan hati dan perilaku terhadap pergaulan para pegawai Gubermen Hindia. Bersiap hati jika sewaktu-waktu mendapati suaminya menyundal, atau bahkan menggundik dengan beberapa anak. Persoalan itu bukanlah bagian dari kerumitan hidupnya. Dia harus tetap tegakkan kepala, tegarkan diri di hadapan anak-anaknya. Memastikan bahwa dirinya baik-baik saja, pun dengan keluarga yang sedang dipermainkan suaminya. Bunda adalah tiang kokoh tumah tangga, jika Bunda goyah maka hancurlah. Dan Minke selalu bersembah sujud sepenuh jiwa dan raga kepada ibundanya, tapi tidak pada ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDdnQ1rI8I/AAAAAAAAAEg/ZZC-AhX6aN8/s1600/juliet.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDdnQ1rI8I/AAAAAAAAAEg/ZZC-AhX6aN8/s200/juliet.jpg" width="151" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Annelies. Perempuan dengan kecantikan Eropa. Sejak pertama bertemu Minke telah sangat mengagumi kecantikan yang anggun itu, dengan kemanjaannya pula. Seorang gadis yang dibesarkan oleh ibunya yang gundik tuan Belanda dan ayahnya yang hanya suka pelesiran. Dia tinggal di sebuah rumah dalam lingkungan perusahaan perkebunan bernama &lt;i&gt;Boerderij Buitenzorg&lt;/i&gt;. Perusahaan yang&amp;nbsp; didirikan dari hasil uang simpanan sang gundik saat membantu suaminya mempimpin pabrik gula Tulangan. Annelies sangat mahir memerah susu sapi, berkuda mengawasi kebun, dan menyusun laporan keuangan kepada mamanya. Kecantikan itu akan selalu teguh dalam eloknya jika bukan karena perbuatan si abang yang memperkosanya. Kejadian itu meninggalkan trauma dan membuatnya hilang keceriaan. Pertemuan dengan Minke memberkan harapan perlindungan seorang lelaki sejati. Maka keduanya menikah meski tidak diakui di hadapan hukum Hindia karena perempuan peranakan Eropa dan lelaki Pribumi. Hanya mamanya yang mengakui pernikahan itu sah karena dasarnya adalah cinta tulus keduanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDZq9FiThI/AAAAAAAAAEc/xzKBHj_KKUY/s1600/nyai+ontosorh.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDZq9FiThI/AAAAAAAAAEc/xzKBHj_KKUY/s320/nyai+ontosorh.jpg" width="211" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nyai Ontosoroh. Lahir hingga perawan bernama Sanikem. Oleh ayahnya dia dihadiahkan kepada direktur pabrik gula untuk digundik. Dengan demikian maka ayahnya akan segera naik pangkat dari juru tulis menjadi kasir pabrik gula. Sejak itulah dia bersumpah takkan memaafkan ayahnya dan tidak akan menemui lelaki itu sebagai ayahnya. Maka dia menjelang hari-harinya sebagai seorang gundik yang sangat disayangi tuannya. Dia adalah mama Annelies, mertua Minke, yang menjadikannya menantu. Sejak suaminya, Herman Mellema, tidak lagi menjabat sebagai direktur pabrik gula, sepenuhnya sumber keuangan berasal dari jerih payah Nyai Ontosoroh. Semenjak digundik, dengan tekadnya Sanikem mempelajari seluruh pengelolaan keuangan perusahaan hingga tingkat mahirnya. Musibah sebagai perempuan gundik dijadikannya anugerah hidup. Dia tak mau hanya menjdai gundik yang layak direndahnkan hingga akhir hidupnya. Dan dengan keteguhan hati serta kerja kerasnya Sanikem mampu membuktikan tekad itu. Dia dewasa sebagai perempuan yang disegani, dengan kekayaannyaorang tak bisa meremehkannya. Lebih dari itu, kecerdasan membuatnya tidak takud menghadapi gaya hidup dan hukum Eropa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDZETg-HsI/AAAAAAAAAEY/bd5LTCdnnW0/s1600/perempuan+cina+edit.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDZETg-HsI/AAAAAAAAAEY/bd5LTCdnnW0/s200/perempuan+cina+edit.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ang San Mei. Perempuan Tionghoa yang datang dari Cina, mengikuti tunangannya memasuki Hindia dengan cara gelap. Dia tegabung dalam Organisasi Pai Lian Chiao atau Teratai Putih. Seorang yatim piatu yang dibesarkan di lingkungan biara dan dididik sebagai guru. Pertemuannya dengan Minke karena sebuah pesan dari seorang pemuda bernama Khoe Ah Su. Khoe Ah Su pernah berdiskusi dengan Minke mengenai gerakan angkatan muda Tiongkok yang pergi meninggalkan negeri untuk berseru kepada sebangsanya tentang pemotongan kuncir rambut. Rupanya pemuda itulah tunangan Mei yang membuatnya rela bertaruh nyawa untuk perjuangan sebangsanya. Kecantikan rupa juga yang membuat Minke jatuh cinta pada Mei. Ketegaran seorang perempuan yang berseru-seru untuk mendirikan organisasi demi kemajuan bangsa dan mendidik rakyat. Jauh dari sanak keluarga, tinggal di negeri orang, dan ditinggal mati sang tunangan . Tak gentar Mei pada ancaman papaun, baik dirinya sebagai seorang perempuan maupun sebagai angkatan muda bergerak dengan kerahasiaan. Atas anjuran sang Bunda, Minke menikahi Mei. Hingga perkawinan berumur lima tahun tak ada mereka saling menyakiti, meski selama itu pula mereka tak juga saling mengenal. Dalam usaha menunjukkan cita-cita organisasi, Mei meninggal karena penyakit kuning yang menggerogoti seiring kelelahannya bekerja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perempuan-perempuan itu dikagumi karena kecantikan dan terlebih karena kecerdasannya. Perempuan dengan ketegaran dan keberanian menantang pada masanya. Dia bukan seorang patriarkh maka dia membenci ayahnya yang mengatur ketertundukan sang Bunda. Dia juga bukan seorang matriarkh maka dia tidak semerta tunduk pada ketentuan perempuannya. Minke mengagumi perempuan-permpuan itu karena mereka mampu membuktikan diri sebagai pelaku hidup, bukan pelengkap hidup. Dengan apa yang mereka punya melawan, dengan kelemahannya sekalipun, melawan. Karena manusia dilahirkan sama, jaman dan budaya tidak boleh merendahkan yang satu atas yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4931399705613834855?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4931399705613834855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/11/perempuan-perempuan-minke.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4931399705613834855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4931399705613834855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/11/perempuan-perempuan-minke.html' title='Perempuan-perempuan Minke'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TNDe6aUvFeI/AAAAAAAAAEk/UkWJdvru3-4/s72-c/wy-dewi-kunti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-5126094297774249734</id><published>2010-10-29T10:16:00.000+07:00</published><updated>2010-10-29T10:20:13.896+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair Merdu'/><title type='text'>Jurus Tandur</title><content type='html'>By. Slank&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMo9YObpNhI/AAAAAAAAAEU/FY-jdogWKsk/s1600/slank-album-jurus-tandur-no-18-musik-corner-com.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMo9YObpNhI/AAAAAAAAAEU/FY-jdogWKsk/s1600/slank-album-jurus-tandur-no-18-musik-corner-com.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMo8aICIIBI/AAAAAAAAAEQ/leb_PlLSpq0/s1600/Slank1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maju terus pantang mundur&lt;br /&gt;Maju ke depan jangan ke belakang&lt;br /&gt;Maju terus pantang mundur&lt;br /&gt;Untuk kebenaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau banyak yang coba jegal kita&lt;br /&gt;Kita selalu tegak&lt;br /&gt;Walau orang coba gagalkan kita&lt;br /&gt;Kita pasti bertahan (jurus tandur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus pantang mundur&lt;br /&gt;Jalan yang lurus tak bernah kabur&lt;br /&gt;Maju terus pantang mundur&lt;br /&gt;Demi keadilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau beribu-ribu rintangan&lt;br /&gt;Kita selalu tebas&lt;br /&gt;Walau berjuta-juta halangan&lt;br /&gt;Kita pasti berantas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putih itu adalah putih&lt;br /&gt;Jangan hitam bilang jadi&lt;br /&gt;Abu-abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus pantang mundur&lt;br /&gt;Ini dadaku hai mana dadamu&lt;br /&gt;Jurus tandur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-5126094297774249734?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/5126094297774249734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/jurus-tandur.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5126094297774249734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/5126094297774249734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/jurus-tandur.html' title='Jurus Tandur'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMo9YObpNhI/AAAAAAAAAEU/FY-jdogWKsk/s72-c/slank-album-jurus-tandur-no-18-musik-corner-com.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4968650747711672331</id><published>2010-10-23T12:47:00.002+07:00</published><updated>2011-11-02T14:23:36.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Ada Apa Dengan Film Indonesia?</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAdin%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}@page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt;"&gt;Yang membuat saya paling geregetan adalah film horor &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Film ini nggak jelas juntrungannya. Selalu ada unsur seks di dalam film yang sama sekali nggak ‘scary’ ini. Apakah segitu rendahnya martabat selera perfilman kita? Sehingga kalau nggak ada unsur seksnya nggak menarik. Sebut saja beberapa film horor di antaranya &lt;b&gt;Kain Kafan Perawan, Hantu Binal Jembatan Semanggi, Diperkosa Setan, Tetesan Darah Perawan, Suster Keramas&lt;/b&gt;, dan judul film horor lainnya. Dari judulnya saja bukan pilihan kata yang mengindikasikan horornya yang menarik, melainkan diksi berlabel seks yang justru menarik. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Membaca judulnya orang jadi berpikir, “wah gimana ya rasanya diperkosa setan?” atau “hantu kalo lagi keramas bugilnya gimana?”. Belum lagi kalau berpikir dan membayangkan “seperti apa sih tetesan darah perawan yang jadi hantu?” Penasaran, ditontolah film-film tersebut. Nah, ini film horor apa film stensilan cabul sih?&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMJy1vzj4DI/AAAAAAAAAEI/lykKMP4Ilf4/s1600/Film+Paku+Kuntilanak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMJy1vzj4DI/AAAAAAAAAEI/lykKMP4Ilf4/s1600/Film+Paku+Kuntilanak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt;"&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah menonton film “Sarang Kuntilanak”, nggak penting siapa sutradara maupun produsernya, mungkin dia &lt;strike&gt;bokepmania&lt;/strike&gt;. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; adegan untuk mengusir hantu dari sebuah rumah dengan mengadakan ritual bercinta sang dukun dengan hantu pocong. Lengkap dengan adegan yang memperlihatkan paha hingga pangkalnya sampai celana dalam dukun perempuan itu. Dan saya masih ingat, sejak kecil film horor yang saya lihat memang selalu ada adegan pornonya. Seperti film Si Manis Jembatan Ancol, hantu cantik yang selalu mengenakan rok mini sependek di bawah pantat. Yang menarik dari Si Manis memanglah paras dan pahanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt;"&gt;Setelah melihat film horor, mari tengok film komedi &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Film ini sedikit menyumbang kadar geregetan juga bagi saya karena filmnya tidak terlalu lucu. Bahkan tidak lucu untuk menyandang gelar film komedi. Lagi-lagi unsur stensilan yang jorok masuk di dalamnya. Dengan referensi film lawas yang diperankan grup lawak Warkop DKI, film komedi jaman sekarang pun tidak jauh-jauh dari film karya Almarhum Arizal tersebut. Kelucuan yang identik dengan beberapa adegan &lt;i&gt;nyerempet &lt;/i&gt;alat kemaluan dan sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mau dibawa ke mana selera film &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;? Film dengan karakter seperti di atas terbukti laris ditonton. Sedangkan film yang lebih bermutu karya anak negeri ternyata sepi penonton. Seperti film &lt;b&gt;Identitas, Minggu Pagi di Victoria Park, Alangkah Lucunya Negeri Ini, Tanah Air Beta, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, &lt;/b&gt;dan&lt;b&gt; Melodi&lt;/b&gt;. Beberapa judul film ini seharusnya marak ditonton, ada amanat moral yang disajikan sekaligus membuat kita lebih mengenal bangsa &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Dan yang tak kalah penting, marilah mulai memunculkan ide untuk membuat film dengan setting lokasi di luar Pulau Jawa. Karena &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; bukan hanya &lt;st1:city w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;, Jawa, dan &lt;st1:place w:st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt; saja, melainkan masih banyak lokasi dengan budaya yang sangat layak difilmkan. Sedang film &lt;b&gt;Anconda &lt;/b&gt;telah merambah hutan &lt;st1:place w:st="on"&gt;Kalimantan&lt;/st1:place&gt;. Dan Julia Roberts telah menemukan cintanya di Ubud, &lt;st1:place w:st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMJ2Fsb7zcI/AAAAAAAAAEM/ZeLFtrG8L3M/s1600/alangkah-lucunya-negeri-ini.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMJ2Fsb7zcI/AAAAAAAAAEM/ZeLFtrG8L3M/s1600/alangkah-lucunya-negeri-ini.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27pt;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4968650747711672331?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4968650747711672331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/ada-apa-dengan-film-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4968650747711672331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4968650747711672331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/ada-apa-dengan-film-indonesia.html' title='Ada Apa Dengan Film Indonesia?'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TMJy1vzj4DI/AAAAAAAAAEI/lykKMP4Ilf4/s72-c/Film+Paku+Kuntilanak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-2894065989644184124</id><published>2010-10-19T20:11:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:40:49.650+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Komunisme dan Pan-Islamisme</title><content type='html'>&lt;h1&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h2&gt;Tan Malaka (1922)&lt;/h2&gt;&lt;hr class="end" /&gt;&lt;b&gt;Penerjemah:&lt;/b&gt; Ted Sprague, Agustus 2009 &lt;br /&gt;&lt;hr class="end" /&gt;&lt;i&gt;Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh  Marxis &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;i&gt;  Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12  Nopember  1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi  pada Kongres Kedua,  yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan  melawan Pan-Islamisme”, Tan  Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang  lebih positif. Tan Malaka (1897-1949)  dipilih sebagai ketua Partai  Komunis &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;i&gt; pada tahun 1921, tetapi pada tahun  berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan  Hindia Belanda oleh pihak  otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan  Agustus  1945, dia kembali ke &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;i&gt; untuk berpartisipasi  dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi  ketua Partai  Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk   mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada  bulan  Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Indonesia&lt;/i&gt;&lt;i&gt;  dan dieksekusi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamerad! Setelah mendengar pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal   Radek dan kamerad-kamerad Eropa lainnya, serta berkenaan dengan  pentingnya,  untuk kita di Timur juga, masalah front persatuan, saya  pikir saya  harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, untuk  jutaan rakyat tertindas  di Timur.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal   tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan mengenai sebuah  front  persatuan di Jawa; mungkin front persatuan kita adalah sesuatu  yang berbeda. Tetapi  keputusan dari Kongres Komunis Internasional Kedua  secara praktis berarti bahwa  kita harus membentuk sebuah front  persatuan dengan kubu nasionalisme  revolusioner.&amp;nbsp; Karena, seperti  yang harus  kita akui, pembentukan sebuah front bersatu juga perlu di  negara kita, front  persatuan kita tidak bisa dibentuk dengan kaum  Sosial Demokrat &amp;nbsp;tetapi harus dengan kaum nasionalis  revolusioner.  Namun taktik yang digunakan oleh kaum nasionalis seringkali  berbeda  dengan taktik kita; sebagai contoh, taktik pemboikotan dan perjuangan   pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus  saya  pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah  kita akan  mendukung gerakan boikot atau tidak? Kedua, apakah kita akan  mendukung  Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita  akan terlibat?&lt;br /&gt;Metode boikot, harus saya akui, bukanlah sebuah metode  Komunis, tapi  hal itu adalah salah satu senjata paling tajam yang tersedia pada   situasi penaklukan politik-militer di Timur. Dalam dua tahun terakhir  kita telah  menyaksikan keberhasilan aksi boikot rakyat Mesir 1919  melawan imperialisme  Inggris, dan lagi boikot besar oleh Cina di akhir  tahun 1919 dan awal tahun  1920. Gerakan boikot terbaru terjadi di India  Inggris. Kita bisa melihat bahwa  dalam beberapa tahun kedepan  bentuk-bentuk pemboikotan lain akan digunakan  di&amp;nbsp; timur. Kita tahu  bahwa ini bukan  metode kita; ini adalah sebuah metode borjuis kecil,  satu metode kepunyaan kaum  borjuis nasionalis. Lebih jauh kita bisa  mengatakan; bahwa pemboikotan berarti  dukungan terhadap kapitalisme  domestik; tetapi kita juga telah menyaksikan  bahwa setelah gerakan  boikot di India, kini ada 1800 pemimpin yang dipenjara,  bahwa  pemboikotan telah membangkitkan sebuah atmosfer yang sangat  revolusioner,  dan gerakan boikot ini telah memaksa pemerintahan Inggris  untuk meminta bantuan  militer kepada Jepang, untuk menjaga-jaga kalau  gerakan ini akan berkembang  menjadi sebuah pemeberontakan bersenjata.  Kita juga tahu bahwa para pemimpin &amp;nbsp;Mahommedan di India – Dr.  Kirchief, Hasret  Mahoni dan Ali bersaudara – pada kenyataannya adalah  kaum nasionalis; kita  tidak melihat sebuah pemberontakan ketika Gandhi  dipenjara. Tapi rakyat di India  sangat paham seperti halnya setiap kaum  revolusioner disana: bahwa sebuah  pemberontakan lokal hanya akan  berahir dalam kekalahan, karena kita tidak punya  senjata atau militer  lainnya di sana,  oleh karena itu masalah gerakan boikot akan, sekarang  atau di hari depan,  menjadi sebuah masalah yang mendesak bagi kita kaum  Komunis. Baik di India  maupun Jawa kita sadar bahwa banyak kaum  Komunis yang cenderung ingin memproklamirkan  sebuah gerakan boikot di  Jawa, mungkin karena ide-ide Komunis yang berasal dari  Rusia telah lama  dilupakan, atau mungkin ada semacam pelepasan mood Komunis  yang besar  di India yang bisa menentang semua gerakan. Bagaimanapun juga kita   dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita akan mendukung taktik ini, ya  atau tidak?  Dan seberapa jauh kita akan mendukung?&lt;br /&gt;Pan-Islamisme adalah sebuah sejarah yang panjang. Pertama  saya akan  berbicara tentang pengalaman kita di Hindia Belanda dimana kita telah   bekerja sama dengan kaum Islamis. Di Jawa kita memiliki sebuah  organisasi yang  sangat besar dengan banyak petani yang sangat miskin,  yaitu Sarekat Islam.  Antara tahun 1912 dan 1916 organisasi ini memiliki  sejuta anggota, mungkin  sebanyak tiga atau empat juta. Itu adalah  sebuah gerakan popular yang sangat  besar, yang timbul secara spontan  dan sangat revolusioner.&lt;br /&gt;Hingga tahun 1921 kita berkolaborasi dengan mereka. Partai  kita,  terdiri dari 13,000 anggota, masuk ke pergerakan popular ini dan   melakukan propaganda di dalamnya. Pada tahun 1921 kita berhasil membuat  Sarekat  Islam mengadopsi program kita. Sarekat Islam juga melakukan  agitasii pedesaan  mengenai kontrol pabrik-pabrik dan slogan: Semua  kekuasaan untuk kaum tani  miskin, Semua kekuasaan untuk kaum proletar!  Dengan demikian Sarekat Islam  melakukan propaganda yang sama seperti  Partai Komunis kita, hanya saja  terkadang menggunakan nama yang  berbeda.&lt;br /&gt;Namun pada tahun 1921 sebuah perpecahan timbul karena kritik  yang  ceroboh terhadap kepemimpinan Sarekat Islam. Pemerintah melalui  agen-agennya  di Sarekat Islam mengeksploitasi perpecahan ini, dan juga  mengeksploitasi  keputusan Kongres Komunis Internasional Kedua:  Perjuangan melawan  Pan-Islamisme! Apa kata mereka kepada para petani  jelata? Mereka bilang:  Lihatlah, Komunis tidak hanya menginginkan  perpecahan, mereka ingin  menghancurkan agamamu! Itu terlalu berlebihan  bagi seorang petani muslim. Sang  petani berpikir: aku telah kehilangan  segalanya di dunia ini, haruskah aku kehilangan  surgaku juga? Tidak  akan! Ini adalah cara seorang Muslim jelata berpikir. Para  propagandis  dari agen-agen pemerintah telah berhasil mengeksploitasi ini dengan   sangat baik. Jadi kita pecah. [Ketua: Waktu anda telah habis]&lt;br /&gt;Saya datang dari Hindia Belanda, dan menempuh perjalanan selama   empat puluh hari .[Tepuk Tangan]&lt;br /&gt;Para anggota Sarekat Islam percaya pada propaganda kita dan  tetap  bersama kita di perut mereka, untuk menggunakan sebuah ekspresi yang  popular,  tetapi di hati mereka mereka masih bersama Sarekat Islam,  dengan surga mereka.  Karena surga adalah sesuatu yang tidak bisa kita  berikan kepada mereka. Karena  itulah, mereka memboikot  pertemuan-peretemuan kita dan kita tidak bisa  melanjutkan propaganda  kita lagi.&lt;br /&gt;Sejak awal tahun lalu kita telah bekerja untuk membangun  kembali  hubungan kita dengan Sarekat Islam. Pada kongres kami bulan Desember   tahun lalu kita mengatakan bahwa Muslim di Kaukasus dan negara-negara  lain,  yang bekerjasama dengan Uni Soviet dan berjuang melawan  kapitalisme internasional,  memahami agama mereka dengan lebih baik,  kami juga mengatakan bahwa, jika  mereka ingin membuat sebuah propaganda  mengenai agama mereka, mereka bisa  melakukan ini, meskipun mereka  tidak boleh melakukannya di dalam pertemuan-pertemuan  tetapi di  masjid-masjid.&lt;br /&gt;Kami telah ditanya di pertemuan-pertemuan publik: Apakah  Anda Muslim  - ya atau tidak? Apakah Anda percaya pada Tuhan – ya atau tidak?   Bagaimana kita menjawabnya? Ya, saya katakan, ketika saya berdiri di  depan  Tuhan saya adalah seorang Muslim, tapi ketika saya berdiri di  depan banyak  orang saya bukan seorang Muslim [Tepuk Tangan Meriah],  karena Tuhan mengatakan  bahwa banyak iblis di antara banyak manusia!  [Tepuk Tangan Meriah] Jadi kami  telah mengantarkan sebuah kekalahan  pada para pemimpin mereka dengan Qur’an di tangan  kita, dan di kongres  kami tahun lalu kami telah memaksa para pemimpin mereka,  melalui  anggota mereka sendiri, untuk bekerjasama dengan kami.&lt;br /&gt;Ketika sebuah pemogokan umum terjadi pada bulan Maret tahun  lalu,  para pekerja Muslim membutuhkan kami, karena kami memiliki pekerja  kereta  api di bawah kepemimpinan kami. Para pemimpin Sarekat  Islam  berkata: Anda ingin bekerjasama dengan kami, jadi Anda harus menolong   kami juga. Tentu saja kami mendatangi mereka, dan berkata: Ya, Tuhan  Anda maha  kuasa, tapi Dia telah mengatakan bahwa di dunia ini pekerja  kereta api adalah  lebih berkuasa! [Tepuk Tangan Meriah] Pekerja kereta  api adalah komite  eksekutif Tuhan di dunia ini. [Tertawa]&lt;br /&gt;Tapi ini tidak menyelesaikan masalah kita, jika kita pecah  lagi  dengan mereka kita bisa yakin bahwa para agen pemerintah akan berada di  sana  lagi dengan argumen Pan-Islamisme mereka. Jadi masalah  Pan-Islamisme adalah  sebuah masalah yang sangat mendadak.&lt;br /&gt;Tapi sekarang pertama-tama kita harus paham benar apa arti   sesungguhnya dari kata Pan-Islamisme. Dulu, ini mempunyai sebuah makna  historis  dan berarti bahwa Islam harus menaklukkan seluruh dunia,  pedang di tangan, dan  ini harus dilakukan di bawah kepemimpinan seorang  Khalifah [Pemimpin dari  Negara Islam – Ed.], dan Sang Khalifah  haruslah keturunan Arab. 400 tahun  setelah meninggalnya Muhammad, kaum  muslim terpisah menjadi tiga Negara besar  dan oleh karena itu Perang  Suci ini telah kehilangan arti pentingnya bagi semua  dunia Islam.  Hilang artinya bahwa, atas nama Tuhan, Khalifah dan agama Islam  harus  menaklukkan dunia, karena Khalifah Spanyol mengatakan, aku adalah   benar-benar Khalifah sesungguhnya, aku harus membawa panji [Islam], dan  Khalifah  Mesir mengatakan hal yang sama, serta Khalifah Baghdad  berkata, Aku adalah Khalifah  yang sebenarnya, karena aku berasal dari  suku Arab Quraish.&lt;br /&gt;Jadi Pan-Islamisme tidak lagi memiliki arti sebenarnya, tapi  kini  dalam prakteknya memiliki sebuah arti yang benar-benar berbeda. Saat  ini,  Pan-Islamisme berarti perjuangan untuk pembebasan nasional, karena  bagi kaum  Muslim Islam adalah segalanya: tidak hanya agama, tetapi  juga Negara, ekonomi,  makanan, dan segalanya. Dengan demikian  Pan-Islamisme saat ini berarti  persaudaraan antar sesama Muslim, dan  perjuangan kemerdakaan bukan hanya untuk  Arab tetapi juga India,  Jawa  dan semua Muslim yang tertindas. Persaudaraan ini berarti perjuangan   kemerdekaan praktis bukan hanya melawan kapitalisme Belanda, tapi juga  kapitalisme  Inggris, Perancis dan Itali, oleh karena itu melawan  kapitalisme secara  keseluruhan. Itulah arti Pan-Islamisme saat ini di  Indonesia  di antara rakyat kolonial yang tertindas, menurut propaganda  rahasia mereka –  perjuangan melawan semua kekuasaan imperialis di  dunia.&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah tugas yang baru untuk kita. Seperti halnya  kita  ingin mendukung perjuangan nasional, kita juga ingin mendukung  perjuangan  kemerdekaan 250 juta Muslim yang sangat pemberani, yang  hidup di bawah  kekuasaaan imperialis. Karena itu saya tanya sekali  lagi: haruskah kita  mendukung Pan-Islamisme, dalam pengertian ini?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TL2Y0NzdvUI/AAAAAAAAAEE/Kq1i55tUgUo/s1600/tan-malaka.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TL2Y0NzdvUI/AAAAAAAAAEE/Kq1i55tUgUo/s320/tan-malaka.jpg" width="209" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya akhiri pidato saya. [Tepuk Tangan Meriah]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-2894065989644184124?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/2894065989644184124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/komunisme-dan-pan-islamisme-tan-malaka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2894065989644184124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/2894065989644184124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/10/komunisme-dan-pan-islamisme-tan-malaka.html' title='Komunisme dan Pan-Islamisme'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TL2Y0NzdvUI/AAAAAAAAAEE/Kq1i55tUgUo/s72-c/tan-malaka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-404438122703015390</id><published>2010-09-17T19:53:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:16:32.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Tambangan oh... Tambangan</title><content type='html'>Sungai di Pulau Jawa memang tidak sebesar sungai di pulau lainnya, Kalimantan dan Sumatera misalnya. Sungai terbesar di Jawa timur adalah Sungai Brantas. Di sepanjang sungai ini banyak penambang pasir liar yang tidak mengindahkan bahay erosi.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TJNkfPi9LSI/AAAAAAAAAD0/QDxjkgmC16s/s1600/edit+tambangan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TJNkfPi9LSI/AAAAAAAAAD0/QDxjkgmC16s/s320/edit+tambangan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ada sebuah alat transportasi peninggalan nenek moyang yang hingga kini masih dioperasikan. Yaitu Tambangan, sebuah alat tarnsportasi yang digunakan untuk sekedar menyeberangi Sungai Brantas. Cukup dengan membayar sebesar Rp 1000 atau seikhlasnya kita sudah bisa menyeberang Sungai Brantas tanpa harus memutar jalan. Bisa dibayangkan jika Tambangan ini tidak ada, orang akan jauh memutar jalan untuk melintas di atas jembatan. Beruntung di dekat rumah pacar saya ada kendaraan ini, sehingga saya berkesempatan menaikinya bolak-balik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-404438122703015390?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/404438122703015390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/tambangan-oh-tambangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/404438122703015390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/404438122703015390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/tambangan-oh-tambangan.html' title='Tambangan oh... Tambangan'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TJNkfPi9LSI/AAAAAAAAAD0/QDxjkgmC16s/s72-c/edit+tambangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-6744003189691300059</id><published>2010-09-11T20:07:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:17:28.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Gema Takbir di Keliling Kampungku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt8f-g37ZI/AAAAAAAAADU/zb3utZp0Nd8/s1600/tkbir+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt8f-g37ZI/AAAAAAAAADU/zb3utZp0Nd8/s320/tkbir+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Semangat takbir keliling dengan membawa obor ini masih lestari&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt9DBXIx3I/AAAAAAAAADc/PZNLIn_64q0/s1600/tkbir+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt9DBXIx3I/AAAAAAAAADc/PZNLIn_64q0/s320/tkbir+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Ini warisan dari sesepuh, karena jaman dulu belum ada lampu. Maka, untuk mengabarkan bahwa esok adalah hari raya Idul Fitri, takbir keliling dengan membawa obor sebagai penerang jalan.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt97q8cWQI/AAAAAAAAADk/EeHjKlHtuB0/s1600/tkbir+3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt97q8cWQI/AAAAAAAAADk/EeHjKlHtuB0/s320/tkbir+3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt-e944TdI/AAAAAAAAADs/SacULIjdMtI/s1600/tkbir+4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt-e944TdI/AAAAAAAAADs/SacULIjdMtI/s320/tkbir+4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Tahun depan harus tetap ada, karena ini adalah tradisi agung yang hanya ada di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-6744003189691300059?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/6744003189691300059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/gema-takbir-di-keliling-kampungku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/6744003189691300059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/6744003189691300059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/gema-takbir-di-keliling-kampungku.html' title='Gema Takbir di Keliling Kampungku'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIt8f-g37ZI/AAAAAAAAADU/zb3utZp0Nd8/s72-c/tkbir+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-3178102964046974068</id><published>2010-09-05T18:58:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:03:47.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Jayalah Jajanan Daerah</title><content type='html'>Makanan daerah kini semakin banyak diminati. Arus ekonomi global yang membuka lebar pintu masuk produk luar negeri, juga berismbas pada kuliner luar negeri. Maka masyarakat mengenal berbagai makanan luar negeri seperti Macaroni dan Pizza dari Itali, Sosis dari Jerman, Kebab dari Turki, dan berbagai makanan dari luar negeri yang lainnya. Semua makanan itu sangat digemari terutama oleh masyarkat perkotaan. Ada prestise tersendiri ketika mengkonsumsi makanan tersebut. Meski lidah dipaksakan untuk merasakan enak, nyatanya makanan tersebut semakin banyak diminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kalah dengan makanan luar negeri, kini semakin banyk pula makanan khas daerah di Indonesia yang dipasarkan. Tidak perlu jauh-jauh ke Bandung untuk menikmati Batagor maupun Siomay, atau ke Maksaar untuk menikmati segarnya es Pisang Ijo. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bahkan, kalau ingin merasakan nikmatnya roti Canai   tidak perlu harus ke Medan. Kini, di daerah perkotaan sangat mudah kita temui penjual makanan khas daerah. Sehingga, tidak sulit bagi kita bila ingin merasakan makanan-makanan racikan dapur daerah. Yang sedang marak baru ini di banyak kota, bahkan di Malang adalah es Pisang Ijo yang dijual dengan sitem waralaba. Bila anak kos di banyak kota sudah akrab dengan warung waralaba khas Bandung yang menjual aneka bubur dan minuman hangat, kini mereka mulai mengenal es Pisang Ijo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman segar dan sedikit mengenyangkan ini berasal dari Makasar, Sulawesi Selatan. Terbuat dari pisang raja atau kepok, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan atau pasta pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau. Disajikan dengan saus yang diberi es serut, kacang goreng/sangrai yang ditumbuk kasar  dan sirup. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan. Banyak terlihat anak muda mengantre es Pisang Ijo di jalan-jalan menjelang waktu buka puasa. Rasanya yang segar, manis, dan mengenyangkan sangat cocok sebagai teman untuk berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain es Pisang Ijo, yang tak kalah digemari adalah roti Canai. Orang juga terkadang menyebutnya roti Maryam. Menikmati roti ini dengan gulai kambing dan sambal yang menambah rasa khas lidah Melayu. Roti ini sebenarnya berasal dari wilayah Timur Tengah, namun, di Medan makanan ini sudah menjadi makanan khas daerah. Roti Canai sangat digemari terutama oleh para wanita. Karena terbuat dari tepung terigu, roti ini membuat cepat kenyang sehingga baik untuk program diet. Rasanya asin dan kenyal dikunyah, bisa dimakan lawaran tanpa kuah gulai. Sehingga, tidak ada sisa lemak yang tertinggal di mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua contoh suksesnya pemasaran makanan ini juga makanan khas daerah lainnya menunjukkan potensi pasar jajanan daerah. Memang tidak ada prestise tersendiri bagi konsumen makanan ini.  Penikmat makanan daerah hanya memuaskan lidah dan perut saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-3178102964046974068?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/3178102964046974068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/jayalah-jajanan-daerah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3178102964046974068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3178102964046974068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/jayalah-jajanan-daerah.html' title='Jayalah Jajanan Daerah'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-8776329793696727413</id><published>2010-09-04T19:25:00.000+07:00</published><updated>2010-09-04T20:20:27.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngulik Film'/><title type='text'>AVATAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIJHelLyrbI/AAAAAAAAADM/AfSStb93OXk/s1600/avatar.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 216px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIJHelLyrbI/AAAAAAAAADM/AfSStb93OXk/s320/avatar.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513047484558126514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penjaga Keseimbangan Alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini pertempuran tentara AS dengan bangsa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Na’vi&lt;/span&gt; yang tinggal di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pandora&lt;/span&gt;. Dalam sejarah, Amerika menjajah suku Indian yang takluk pada penyerangan para Yankee. Maka habislah suku yng menyembah kekuatan roh leluhur tersebut. Selebihnya, Amerika selalu tampil sebagai penolong kemerdekaan bagi Negara lain. Bagi Filipina, tentara Amerika pernah membantu mengusir Spanyol dari tanahnya. Dan bagi Indonesia, Amerika juga yang membantu mengusir Jepang pulang merutuki nasib negerinya diajtuhi bom atom. Politik tanam budi rupanya bagus diterapkan dengan tidak membiarkan tangan menjadi kotor. Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tidaklah gratis. Bangsa ini harus rela menukarnya dengan gunung emas di Papua. Jayalah Freeport Indonesia di tengah primitifnya rakyat Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke perang di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pandora&lt;/span&gt;. Tentara bayaran dari AS dikerahkan untuk menjarah unobtanium yang bernilai ratusan juta dollar. Unobtanium, tersimpan di bawah pohon yang dihuni seluruh rakyat suku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Omaticaya&lt;/span&gt;. Gambaran suku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Omaticaya &lt;/span&gt;tidak jauh beda dengan ciri suku Indian. Mereka memuja roh leluhur, berkendara kuda, bersenjata panah dan pisau, dan melumuri tubuhnya membentuk lukisan. Ciri yang hampir sama dengan suku Indian. Satu lagi, mereka mengagumi Makto, nama sejenis burung besar yang disebut ikran, Makto sangat ditakuti. Dan suku Indian mengagumi burung elang sebagai symbol kekuatan dan penyatuan dengan alam. Ini ciri manusia primitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuklah Jake Sully dengan tubuh avatarnya ke dalam kehidupan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Na’vi&lt;/span&gt;. Jake Sully, seorang mariner cacat kaki yang pemberani dan pantang menyerah. Awalnya dia bertugas mempelajari cara hidup dan kondisi geografis &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Omaticaya&lt;/span&gt;. Dalam waktu Jake mempelajari kehidupan suku yang memuja &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Eywa &lt;/span&gt;tersebut, dia justru jatuh cinta. Jatuh cinta pada hutan, pada peradaban, dan pada Niytiri anak sang kepala suku. Waktu tiga bulan untuk merelokasi warga suku untuk pergi meninggalkan rumah pohon tidak berhasil. Jake Sully sudah tahu bahwa mereka tidak akan pergi meninggalkan tanah airnya. Yang ada mereka akan berjuang mati-matian mempertahankan rumah pohon besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang ditentukan untuk merelokasi telah tiba. Jake justru berpihak pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Omaticaya &lt;/span&gt;dan turut berperang melawan tentara AS. Pohon berhasil ditumbangkan, sebagian rakyat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Omaticaya &lt;/span&gt;mati tertimpa pohon dan sebagian yang masih hidup pergi sebagai orang yang kalah. Eywa, sang Dewa, memihak pada keseimbangan alam. Kecanggihan militer AS lumpuh di hadapan serbuan hewan-hewan buas, pasukan berkuda, dan pasukan berkendara ikran. Tidak lama, manusia-manusia dari bumi itu pulang ke tempat asalnya di bumi. Menyingkir pergi tak boleh mengganggu lagi, jangan mengacaukan keseimbangan alam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pandora&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeriku, masyarakat Papua berhadapan dengan penambanga emas dari Negara luar. Tanah ulayat digilas traktor diratakan menjadi jalan beraspal. Dilintasi oleh kendaraan industry. Sang kepala suku hanya melihat nanar kepada tanahnya. Terbayanglah kemarahan sang leluhur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-8776329793696727413?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/8776329793696727413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/avatar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8776329793696727413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/8776329793696727413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/avatar.html' title='AVATAR'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIJHelLyrbI/AAAAAAAAADM/AfSStb93OXk/s72-c/avatar.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-1632504672026689061</id><published>2010-09-04T12:08:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:15:05.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngulik Buku'/><title type='text'>ANAK SEMUA BANGSA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIHWBBKl_FI/AAAAAAAAADE/UXLCZQ_Ayr8/s1600/anak-semua-bangsa.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512922731859278930" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIHWBBKl_FI/AAAAAAAAADE/UXLCZQ_Ayr8/s320/anak-semua-bangsa.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 207px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesadaran Minke Tergugat, Tergurah, dan Tergugah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roman kedua tetralogi Buru, Anak Semua Bangsa. Minke yang aktif menulis tentang kritik kemanusiaan dihadapkan pada tantangan baru. Tantangan sebagai Pribumi lulusan H.B.S yang hanya selalu menulis dalam bahasa Belanda. Sahabatnya, Jean Marais menantangnya untuk menulis dalam bahasa Melayu.  Sahabatnya yang lain, Kommer, lebih keras mendorongnya turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirangkai dengan banyak cerita perjalanan hidupnya bersama Nyai Ontosoroh, gurunya yang agung. Kematian istrinya, Annelies di Nederland, tidak membuat Minke terpuruk dan arut dalam kedukaan. Mamanya, sang Nyai yang mengajarkan bagaimana menghadapi kepedihan. Adalah melanjutkan hidup, berdamai dengan nasib dan mengutamakan hal kemanusiaan seadil-adilnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan Minke dengan Nyai Ontosoroh ke pabrik gula Tulangan, Sidoarjo, membuka mata batin Minke tentang ketakberdayaan bangsanya. Cerita Surati yang membunuh Administratur pabrik gula dengan menulari virus cacar. Dan cerita Trunodongso yang berkukuh dengan segenap keberanian menolak tanahnya disewa oleh pabrik gula. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan dia bilang: memang bukan seorang diri diperlakukan demikian. Dia tidak menghadapi Eropa saja, dia menghadapi Pribumi juga: Punggawa desa, Pangreh praja dan para priyayi pabrik, termasuk Sastro Kassier tentunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas gaya penulisan Pramoedya yang menonjolkan sisi humanisme universal semakin bernada berani mengungkap paradoks kehidupan kolonial. Sisi humanisme ditampilkan dalam pengisahan Surati dan Trunodongso. Sedangkan sisi universal jelas terlihat dari pengalamannya observasi ke pedalaman bangsanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dengan rendah hati aku mengakui: aku adalah bayi semua bangsa dari segala jaman, yang telah lewat dan yang sekarang. Tempat dan waktu kelahiran, orang tua, memang hanya satu kebetulan, sama sekali bukan sesuatu yang keramat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam roman ini Minke dan Nyai Ontosoroh kembali dihadapkan pada persoalan pengadilan. Surat Robert Mellema yang menerangkan persekongkolan dengan Ah Tjong untuk menyingkirkan Mama, Annelies, dan Minke. Tujuannya tak lain agar Robert menjadi pewaris tunggal dan Maiko menjadi gundiknya. Surat ini membuka pengadilan baru untuk menyelesaikan perkara meninggalnya Herman Mellema beberapa tahun silam. Rupanya, kongkalikong proses pengadilan telah ada sejak jaman kolonial ini. Proses yang bertele-tele lebih pada mempertimbangkan kepentingan Ir. Maurits Mellema, anak Herman Mellema dari perkawinan sah dengan Amelia Hemmers di Nederland. Sebisanya Maurits menjadi pewaris tunggal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Boerderij Buitenzorg&lt;/span&gt; sekaligus mendepak Sanikem tanpa secuil pun harta perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minke selalu mengagumi kebesaran Eropa dan peradabannya. Karena dia lulusan H.B.S yang cukup matang beroleh ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai Belanda. Pengetahuan yang sempat merentangkan jarak dirinya dengan sang Ayah yang bupati. Menghadapi keculasan Maurits, Minke menyadari dalam jaman ini tak ada cara Pribumi menggugat Eropa. Adat Eropa yang dianggapnya lebih baik dari adat Pribumi disadari tidak sebaik kelihatannya. Eropa tak lebih hanya bangsa penghisap kekayaan bangsa lain hingga menjadi sepah. Keringat Pribumi ditukar dengan segala kemewahan pesta dan kelanggengan peradaban Nederland, Eropa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-1632504672026689061?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/1632504672026689061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/anak-semua-bangsa-kesadaran-minke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1632504672026689061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1632504672026689061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/anak-semua-bangsa-kesadaran-minke.html' title='ANAK SEMUA BANGSA'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TIHWBBKl_FI/AAAAAAAAADE/UXLCZQ_Ayr8/s72-c/anak-semua-bangsa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-3602402626011741341</id><published>2010-09-02T13:10:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:04:20.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Mereka dan Konversi LPG</title><content type='html'>Ini cerita tentang pengalaman saya sebagai petugas surveyor konversi minyak tanah ke LPG. Di tahun 2008 Pemerintah menelurkan kebijakan yang banyak menuai kritik. Kebijakan konversi minyak tanah ke LPG. Menurut pengamat regulasi, ini adalah kebijakan paling bodoh karena dipaksakan kepada masyarakat Indonesia. Demikian karena menurut mereka konversi ini tidak dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibentuklah sebuah tim besar di Kota Malang yang bertugas melakukan sosialisasi dan survey masyarakat. Aku dengar di beberapa daerah lain menolak konversi ini. Ada isu bukannya menolak, tapi menunda untuk digunakan kepentingan kampanye calon wali kota tertentu. Tim di Malang ini memang terkesan dipaksakan. Aku yang waktu itu sangat membutuhkan pekerjaan hanya tahu ada lowongan pekerjaan. Belakangan baru kutahu pekerjaan itu adalah sosialisasi penggunaan kompor LPG dari rumah ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pertama yang kutemui adalah seorang janda tua. Dia tinggal sendirian di rumahnya yang kecil di sudut gang. Aku menerangkan padanya cara penggunaan LPG dan pemasangan perangkat kompor itu. Sekaligus kuberitahukan bahwa dia mendapat kompor dan tabung LPG gratis. Tak kulihat raut gembira pada wajahnya, justru ketakutan yang jelas terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlanjutlah aku ke rumah yang lainnya. Tidak semua menerima kedatanganku dengan baik. Kerap aku diusir disangka sales perangkat LPG. Pada hari pembagian kompor dan tabung LPG gratis, orang-orang yang pernah mengusirku tampak ikut mengantre. Karena tidak mendapat jatah berdasarkan dataku, mereka lalu berbaik-baik meminta diberi juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rakyat terbiasa dengan pembagian BLT (Bantuan Langsung &lt;i&gt;&lt;/i&gt;Telas), raskin, dan inilah yang gratisan yang disuka. Penguasa negeri (bukan Pemerintah lo...) berhasil membentuk mental pengemis bangsanya. Pembagian kompor dan tabung gratis turut menyumbang upaya pembentukan mental itu. Sejak itu, masyarakat mulai akrab dengan segala pembagian gratisan. Hingga pemilihan wakil rakyat dan presiden, masyarakatlah yang mengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu bulan aku bertahan sebagai petugas surveyor. Seharusnya masih dua bulan lagi kujalankan tugasku. Biar yang lain saja melanjutkan, aku sudah tak sanggup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun berlalu. Kini banyak korban tabung LPG yang meledak. Korban luka ringan, hingga meninggal berikut rumahnya yang runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dan pihak Pertamina yang disalahkan. Aku sepakat jika Pemerintah harus bertanggung jawab dengan banyaknya korban. Namun, yang perlu diingat adalah kewaspadaan penggunaan kompor LPG. Banyak korban dari masyarakat miskin. Mereka hanya mampu menggunakan tabung dan perangkat kompor yang dibagikan gratis dua tahun lalu. Mereka belum mampu menggantinya dengan yang dijual sekarang. Yang berlabel SNI masih belum bisa dijangkau. Nyatanya, hingga sekarang, konversi itu belum diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-3602402626011741341?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/3602402626011741341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/mereka-dan-konversi-lpg.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3602402626011741341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3602402626011741341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/09/mereka-dan-konversi-lpg.html' title='Mereka dan Konversi LPG'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-1551363378214774325</id><published>2010-08-27T12:14:00.003+07:00</published><updated>2011-10-28T11:17:02.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Mushola Berseberang Negara</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THdLIysACBI/AAAAAAAAACY/qVrrXoetOk4/s1600/d.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509955283528452114" src="http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THdLIysACBI/AAAAAAAAACY/qVrrXoetOk4/s320/d.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pulau Batam yang berseberangan langsung dengan Singapura merupakan pulau dengan kota penuh warna. Namun ironisnya, tidak terlihat satu budaya adat tertentu yang mewarnainya. Yang ada justru karut marut dunia kerja yang mewarnai kehidupan. Sejauh mata memandang, hanya bangunan ruko dan pabrik-pabrik mendominasi. Itulah yang kemudian menjadi ciri khas wajah Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nagoya yang menjadi jantung Ibukota Batam, ramai hiruk pikuk kota karena terdapat sebuah pelabuhan kapal Ferry. Pelabuhan inilah yang menjadi anjungan menuju Singapura. Harbour Bay, nama pelabuhan yang sejak proses pembangunannya ditentang masyarakat sekitar. Tentu saja, karena masyarakat nelayan yang tinggal di rumah apung merasa sangat dirugikan. Kapal motor yang berlalu lalang itu membuat ikan-ikan lari menjauh, tidak lagi menepi di sekitar teluk. Konon, hingga sekarang pun keberadaan Harbour Bay masih dalam sengketa. Tapi, rakyat kecil hanya bisa resah saja melihat ladang rezekinya dirampas begitu saja. Dengan tetap merasai hidup di atas rumah apungnya. Sembari melihat bule-bule sipit itu berlalu lalang sesuka maunya mencari  hiburan murah di tanah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga tanah di Batam itu sepertinya amat mahal. Saya lupa menanyakan kepada penduduk setempat tentang harga tanah permeter perseginya. Yang saya simpulkan biasanya tanah di daerah pengembangan industri relative mahal. Maka penduduk asli Batam yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai nelayan, memilih tinggal di rumah apung. Rumah yang didirikan dengan penyangga kayu di tepi-tepi laut. Di antara rumah apung itulah berdiri sebuah mushola apung. Letaknya bersebelahan dengan Harbour Bay, tepat di dekat tembok pembatas. Tak jauh dari tembok pembatas itu, di kawasan Harbour Bay, berdiri megah sebuah bar. Dari tepi bar maupun dari teras mushola sama saja, kita bisa melihat ujung Singapura di sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya inilah mushola yang berseberangan langsung dengan negara tetangga. Berdiri ragu di tepi laut. Menantikan siapa saja yang menunaikan ibadah kepada sang Allah t'ala. Berdirilah kokoh untuk selamanya, hingga tanah waqaf sedia untuk tempat berpindahnya. ASalkan jangan hilang begitu saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-1551363378214774325?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/1551363378214774325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/mushola-di-berseberang-negara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1551363378214774325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1551363378214774325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/mushola-di-berseberang-negara.html' title='Mushola Berseberang Negara'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THdLIysACBI/AAAAAAAAACY/qVrrXoetOk4/s72-c/d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4996096968455702932</id><published>2010-08-25T10:59:00.000+07:00</published><updated>2010-09-01T11:34:46.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair Merdu'/><title type='text'>Potret Panen dan Mimpi Wereng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSVmFVNGSI/AAAAAAAAACQ/FNS3h99Z620/s1600/Iwan-Fals(3).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 241px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSVmFVNGSI/AAAAAAAAACQ/FNS3h99Z620/s320/Iwan-Fals(3).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509192725679642914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;by. Iwan Fals&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen tiba&lt;br /&gt;Petani desa memetik harapan&lt;br /&gt;Bocah bocah berlari lincah&lt;br /&gt;Di pematang sawah&lt;br /&gt;Padi menguning&lt;br /&gt;Lambai menjuntai&lt;br /&gt;Ramai dituwai&lt;br /&gt;Riuh berlagu lesung bertalu irama merdu&lt;br /&gt;Senja datang mereka pulang&lt;br /&gt;Membawa harapan&lt;br /&gt;Pesta pora hama di lumbung&lt;br /&gt;Nyanyikan tralalala&lt;br /&gt;Balai reot bambu rapuh menyambut tubuh&lt;br /&gt;Penat raga sarat peluh luruh&lt;br /&gt;Mata belum sempat pejam&lt;br /&gt;Terbayang cemas&lt;br /&gt;Kaum hama semakin mengganas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik lagu ini menggambarkan kegembiraan warga desa menyambut panen. Musim panen yang dirayakan warga desa karena datangnya harapan. Hasil panen dituai bersama, gabah ditukarkan dengan uang dan sebagian berupa beras. Beras ini cukup untuk 3 bulan ke depan selagi musim panen tiba lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4996096968455702932?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4996096968455702932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/potret-panen-dan-mimpi-wereng.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4996096968455702932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4996096968455702932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/potret-panen-dan-mimpi-wereng.html' title='Potret Panen dan Mimpi Wereng'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSVmFVNGSI/AAAAAAAAACQ/FNS3h99Z620/s72-c/Iwan-Fals(3).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4194998778282060194</id><published>2010-08-25T10:55:00.000+07:00</published><updated>2010-09-01T12:03:34.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair Merdu'/><title type='text'>Turun ke Jalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSUq9bUarI/AAAAAAAAACI/uhbWu8K-3Jo/s1600/demo_200_184.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 184px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSUq9bUarI/AAAAAAAAACI/uhbWu8K-3Jo/s320/demo_200_184.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509191709945522866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;by. Jambore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bergandeng tangan&lt;br /&gt;Tuk menggalang kekuatan dengan turun ke jalan&lt;br /&gt;Mari kita acungkan tangan &lt;br /&gt;Tuk ungkapkan perlawanan terus maju ke depan&lt;br /&gt;Mari kita kepalkan tangan &lt;br /&gt;Tuk teriakkan segala tuntutan perubahan&lt;br /&gt;Rakyat pasti menang memerangi penjajahan&lt;br /&gt;Karena kemerdekaan adalah jiwa kita&lt;br /&gt;Rakyat pasti menang &lt;br /&gt;Melenyapkan penindasan karena keadilan adalah nurani kita&lt;br /&gt;Yakinlah rakyat pasti menang&lt;br /&gt;Yakinlah rakyat pasti menang&lt;br /&gt;Rakyat pasti menang memerangi penjajahan&lt;br /&gt;Karena kemerdekaan adalah jiwa kita&lt;br /&gt;Rakyat pasti menang melenyapkan penindasan&lt;br /&gt;Karena keadilan adalah nurani kita&lt;br /&gt;Yakinlah rakyat pasti menang&lt;br /&gt;Yakinlah rakyat pasti menang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu yang satu ini memang pas dinyanyikan saat turun ke jalan. Meski lagunya dibawakan dengan melow tapi efeknya cukup membangkitkan semangat cadas. kata Yakinlah berulang kali dikatakan untuk memberi semangat pelan namun pasti untuk menuju kemengan rakyat yang sejati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4194998778282060194?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4194998778282060194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/turun-ke-jalan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4194998778282060194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4194998778282060194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/turun-ke-jalan.html' title='Turun ke Jalan'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSUq9bUarI/AAAAAAAAACI/uhbWu8K-3Jo/s72-c/demo_200_184.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-7778854007404653765</id><published>2010-08-25T10:46:00.000+07:00</published><updated>2010-09-01T12:39:29.847+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair Merdu'/><title type='text'>Dendam Damai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSS-lAiqbI/AAAAAAAAACA/pGTqVoKo-YM/s1600/iwan_fals__indonesian_singer_by_ast.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSS-lAiqbI/AAAAAAAAACA/pGTqVoKo-YM/s320/iwan_fals__indonesian_singer_by_ast.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5509189847964887474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;by. Iwan Fals&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak habis pikir aku tak mengerti&lt;br /&gt;Mengapa ada orang yang senang membunuh&lt;br /&gt;Hanya karena uang semata&lt;br /&gt;Atau demi kuasa dan nama&lt;br /&gt;Bagi kita rakyat biasa&lt;br /&gt;Tak berdaya ditodong senjata&lt;br /&gt;Mencuri hidup yang hanya sekali&lt;br /&gt;Hanya berdoa yang kita bisa&lt;br /&gt;Dendam dendam celaka&lt;br /&gt;Menghasut kita tak jemu menggoda&lt;br /&gt;Damai damai di mana&lt;br /&gt;Bersembunyi tak ada wujudnya&lt;br /&gt;Kapan berakhirnya situasi seperti ini &lt;br /&gt;Tidak bisakah kita saling berpelukan&lt;br /&gt;Bukankah indah hidup bersama&lt;br /&gt;Saling berbagi saling mencinta&lt;br /&gt;Terasa hangat sampai ke jiwa&lt;br /&gt;Memancar ke penjuru dunia&lt;br /&gt;Jangan goyah percayalah teman&lt;br /&gt;Perang itu melawan diri sendiri&lt;br /&gt;Selamat datang kemerdekaan&lt;br /&gt;Kalau kita mampu menahan diri&lt;br /&gt;Dendam dendam celaka&lt;br /&gt;Menghasut kita tak jemu menggoda&lt;br /&gt;Damai damai di mana&lt;br /&gt;Bersembunyi tak ada wujudnya&lt;br /&gt;Kapan berakhirnya situasi seperti ini&lt;br /&gt;Tidak bisakah kita saling berpelukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik yang menggambarkan situasi yang sangat utopis. dendam damai dimana????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-7778854007404653765?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/7778854007404653765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/dendam-damai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7778854007404653765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7778854007404653765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/dendam-damai.html' title='Dendam Damai'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/THSS-lAiqbI/AAAAAAAAACA/pGTqVoKo-YM/s72-c/iwan_fals__indonesian_singer_by_ast.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-4509687182686186430</id><published>2010-08-23T12:39:00.001+07:00</published><updated>2011-10-28T11:15:53.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawan Cerita'/><title type='text'>Kawin Kontrak Lebih Baik</title><content type='html'>Dinar belia baru lulus SMA. Merasai hidupnya harus berisikan penuh warna. hidup hanya seklai, tak mau masa muda ini terlewat dengan sepi begitu saja. Banyak keinginan dan ide demi melewatinya dengan riang dan keceriaan, Dinar bertekad menikmati hidup ini tanpa duka. Tidak ada cita untuk melanjutkan jenjang pendidikan selepas sekolah menengah. Dinar berangan, bahwa hidupnya bukan untuk sekolah melulu, usai sudah berakrab dengan angka dan buku-buku. Kini saatnya menjalai hidup merdeka seperti ketentuannya sendiri. Belajar dari alam yang lebih memanusiakan baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis bunga desa dari Sumedang ini memang sudah biasa berganti pacar sejak umur 13 tahun. Tubuhnya mungil, kulit putih, wajah agak tirus, hidung lancip, dan gaya bicaranya cerewet menggemaskan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Dengan cara bicara yang lepas dan penuh tawa, membuat siapapun betah bercengkerama dengannya. Wajah yang sdap dipandang menarik lelaki untuk mendekatinya dan mau berbuat apapun untuk menyenangkan sang wanita. Simbiosis mutualisme tentu berlaku bagi kedekatan Dinar dengan sang lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihaian menyenangkan lelki yang dekat dengannya dan kepintaran memanfaatkan kekayaan si lelaki, DInar menikmati hari-hari seperti angannya. Hingga pertemuannya dengan seorang anggota TNI asal Surabaya yang sedang bertugas di Bandung. seroja nama anggota TNI yang jatuh hati pada Dinar. Dia sudah beristri dan beranak. Sebagai anggota TNI, Seroja tidak bisa beristri lebih dari satu dengan sah secara hukum. Seroja sungguh menginginkan Dinar menjadi milik sepenuhnya. Memperistri secara sah tidak mungkin, maka dia mengajak Dinar menikah secara sirri. Berkaca dari nasib banyak teman-teman sesama perempuan yang pernah dinikah sirri, Dinar melihat banyak kerugian yang akan ditanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar menawarkan untuk kawin kontrak saja. Pikir berulang kali, berspekulasi dengan berbagai untung rugi. Keduanya bertahan dengan pendirian untuk mengorbankan sebagian hidup untuk suatu ikatan hubungan yang penuh resiko. Vonis pernikahan seumur hidupnya tidak boleh dijatuhkan begitu saja. Dinar lebih melihat kerugian bila ia bersedia dinikah sirri, Dinar sungguh tidak mau membuat keputusan bodoh. Dalam hal ini, Dinar mempunyai pertimbangan yang cerdas bukan? Dengan kawin kontrak, setidaknya dia masih bisa bersiap melanjutkan hidup setelah kontrak kawin habis. Sedangkan dengan nikah sirri, posisinya hanya sebagai istri yang disarahasiakan. Dinar tidak bisa menyiapkan diri bila suatu saat Seroja tidak lagi datang untuknya, pulang pada anak dan istrinya di Surabaya. Begitulah yang banyak terjadi pada nikah sirri, suami tiba-tiba pergi begitu saja. Sedang, yang menikah sah saja juga ada yang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar bertahan, Seroja mengalah. Kawin disepakati kontrak selama 2 tahun. Mulailah Dinar menjadi istri yang baik, berdiam di rumah melayani semua mau Seroja, suaminya. Sebagai istri kontrak, tidak seperti istri pada umumnya. Waktu 2 tahun yang ditentukan, membuat Seroja tak mau melewatkan waktunya dengan biasa saja. Dinar sangat dimanjakan, dengan harapan akan mendapat perpanjangan waktu secara cuma-cuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah 2 tahun berlalu, free pass tak didapat Seroja barang sehari pun. Sebagai istri sewaan memang harus jeli menghitung waktu sebagai keuntungan. Sekali ganti untuk biaya maintenance.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-4509687182686186430?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/4509687182686186430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/bermula-kawin-kontrak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4509687182686186430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/4509687182686186430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/bermula-kawin-kontrak.html' title='Kawin Kontrak Lebih Baik'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-1281663485736753908</id><published>2010-08-17T19:31:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:46:46.415+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>17 Agustus tanggal meninggalnya WR Soepratman</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TGqI5aFEVXI/AAAAAAAAABo/dvvamHxZhqA/s1600/Wrsoepratman.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506364014248351090" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TGqI5aFEVXI/AAAAAAAAABo/dvvamHxZhqA/s320/Wrsoepratman.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 200px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 150px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumpah Anak Bangsa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Kami Anak Bangsa Indonesia bersumpah, berbangsa satu bangsa yang gandrung akan keadilan&lt;br /&gt;2. Kami Anak Bangsa Indonesia bersumpah, bertanah air satu tanah air tanpa penindasan&lt;br /&gt;3. Kami Anak Bangsa Indonesia bersumpah, berbahasa satu bahasa tanpa kebohongan.&lt;br /&gt;Merdeka!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tanggal 17 Agustus seluruh anak negeri merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Perayaan kemerdekaan hanya kita temui dengan pemandangan upacara bendera di halaman kantor dinas pemerintah dan sekolah. Yang lainnya, boleh merayakan liburan dengan cara semaunya. Karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, kembang api malam ini sedikit mengaburkan suasana malam dirgahayu.&lt;br /&gt;Sebagian besar dari kita hanya mengingat bahwa 65 tahun lalu proklamsi telah dibacakan. Dan melupakan perjuangan seorang Soepratman dalam menciptakan lagu Indonesia Raya. Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit. Bait-bait lagu Indonesia Raya yang diciptakan dengan tujuan agung. Lagu untuk mebangkitkan semangat persatuan bangsa. Lagu untuk membangkitkan semangat perlawanan atas penindasan.&lt;br /&gt;Pada bulan Oktober 1928 di Jakarta dilangsungkan Kongres Pemuda II. Kongres itu melahirkan Sumpah Pemuda. Pada malam penutupan kongres, tanggal 28 Oktober 1928, Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental di depan peserta umum (secara intrumental dengan biola atas saran Soegondo berkaitan dengan kondisi dan situasi pada waktu itu, lihat Sugondo Djojopuspito). Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka.&lt;br /&gt;Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, pencipta lagu itu, Wage Roedolf Soepratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, di masa ini tak perlu aku menyebut apa agamaku bila hanya untuk memecah belah bangsa tercinta bangsa Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-1281663485736753908?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/1281663485736753908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/17-agustus-tanggal-meninggalnya-wr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1281663485736753908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1281663485736753908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/08/17-agustus-tanggal-meninggalnya-wr.html' title='17 Agustus tanggal meninggalnya WR Soepratman'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/TGqI5aFEVXI/AAAAAAAAABo/dvvamHxZhqA/s72-c/Wrsoepratman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-3054734601610932281</id><published>2010-04-08T19:55:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:48:40.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Jare Modern Jeh!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S73S68Ur3-I/AAAAAAAAABg/zt6ZJU8QxBQ/s1600/womanrobotCOR_450x350.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457750233510043618" src="http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S73S68Ur3-I/AAAAAAAAABg/zt6ZJU8QxBQ/s320/womanrobotCOR_450x350.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 249px; margin: 0 10px 10px 0; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membincang Spirit Modernitas&lt;br /&gt;Modern. Satu kata ini seakan memberikan gengsi tersendiri bagi yang mengucapkannya. Ibarat kata sakti yang mampu mengangkat posisi seseorang, sehingga mendongaklah orang di hadapannya. Tidak berlebihan, karena pemahaman modern sebenarnya tidak semudah mengucapkan dan mengakuinya. Seolah modern identik dengan pemakaian atribut yang serba canggih. Tidak sekedar itu, modern sesungguhnya adalah sebuah spirit keakuan setiap individu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Modern awalnya dipahami sebagai sebuah jaman baru yang merupakan masa krisis atas jaman tradisional. Banyak pemikir yang muncul dengan gagasan baru sebagai pemberontakan atas pengekangan dogma tradisional. Dogma yang dianggap sebagai alat memapankan kekuasaan tertentu. Para perintisnya, seperti Galileo, Bacon, dan Descartes sangat menekankan ”metode” untuk mengetahui. Maka nyatalah, bahwa modern bukan sekedar jaman melainkan sebuah pemikiran.&lt;br /&gt;Banyak ahli sejarah menyepakati bahwa sekitar tahun 1500 adalah hari kelahiran zaman modern di Eropa. Para sejarawan sepakat menentukan tanggal lahir modernitas pada abad ke-16, sambil membedakan zaman sebelumnya sebagai ‘’abad pertengahan’’. Modernitas bukan hanya menunjuk pada periode, melainkan juga suatu bentuk kesadaran yang terkait dengan kebaruan.&lt;br /&gt;Modernitas dicirikan dengan tiga hal yaitu subjektivitas, kritik, dan kemajuan. Subjektivitas dimaksudkan bahwa manusia menyadari dirinya sebagai pusat realitas yaitu yang menjadi ukuran segala sesuatu. Sejarawan Swiss, Jacob Burckhardt, menjelaskan bagaimana manusia dalam masyarakat abad pertengahan lebih mengenali dirinya sebagai ras, rakyat, partai, keluarga atau kolektif. Berbeda dengan abad modern, manusia sebagai individu yang mempunyai kemampuan subjektif masing-masing.&lt;br /&gt;Kritik dimaksudkan bahwa rasio tidak hanya menjadi kemampuan praktis untuk membebaskan individu dari wewenang tradisi atau untuk menghancurkan prasangka-prasangka yang menyesatkan. Di zaman Pencerahan, Kant merumuskan kritik sebagai keberanian untuk berpikir sendiri di luar tuntunan tradisi atau otoritas. Dia sendiri mengatakan “terbangun dari tidur dogmatis”.&lt;br /&gt;Subjektivitas dan kritik pada gilirannya mengandaikan keyakinan akan kemajuan (progress). Kemajuan dimaksudkan bahwa manusia menyadari waktu sebagai sumber langka yang tak terulangi. Waktu dialami sebagai rangkaian peristiwa yang mengarah pada satu tujuan yang dituju oleh subjektivitas dan kritik itu. Maka dengan kesadaran waktu tersebut, manusia dengan kemampuan rasionya merancang proses perjalanan mengisi waktu.&lt;br /&gt;Dari ketiga ciri yang menandai sebuah modernitas, maka bukan atribut kecanggihan yang terpenting dalam kemodernan. Melainkan, spirit kritis yang bersumber dari rasio individu untuk terus maju adalah yang utama. Dan demikianlah manusia berjalan mengendalikan waktu untuk menciptakan sejarahnya. Bukan sekedar larut dalam aliran waktu untuk pasrah pada kekuatan metafisik semata.&lt;br /&gt;Sumber bacaan:&lt;br /&gt;Hardiman, F. Budi. 2004. Filsafat Modern. Jakarta: Gramedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-3054734601610932281?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/3054734601610932281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/04/jare-modern-jeh.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3054734601610932281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/3054734601610932281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/04/jare-modern-jeh.html' title='Jare Modern Jeh!'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S73S68Ur3-I/AAAAAAAAABg/zt6ZJU8QxBQ/s72-c/womanrobotCOR_450x350.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-1270748743709498195</id><published>2010-03-15T18:42:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:49:40.201+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar cerita'/><title type='text'>Antara Jamila dan Firdaus</title><content type='html'>Film tentang perempuan yang digarap oleh para aktivis perempuan selalu berkisah tentang ketertindasan kaumnya. Tentu saja, karena ini adalah aksi  menyuarakan keresahan mereka sekaligus ekspresi menyalurkan bakat sineasnya. Sebut saja film Pertaruhan dan Perempuan Punya Cerita garapan Nia Dinata, dua film yang menyajikan beragam kisah perempuan tentunya. Yang pasti, dua film itu menyajikan gambar yang sama yaitu perempuan dan seks. Masih lekat dalam ingatan, di tahun 1998 Ayu Utami muncul sebagai pemenang sayembara novel dengan Saman-nya. Novel yang disebut-sebut hadir dengan cerita yang berani mendobrak tabu.&lt;br /&gt;Jadilah sambutan yang luar biasa dari kehadiran Ayu Utami dan Saman-nya. Diikuti oleh kumunculan penulis-penulis perempuan muda yang menulis dengan peceritaan yang sama. Perempuan dan seks. Dan mereka disebut Sastrawangi. Benar saja, novel-novel karya mereka pun laris di pasaran dan jadi rajin dikaji dalam k kelas-kelas kuliah jurusan sastra.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya, perempuan dan cerita pengalaman kekerasan seksual yang dialaminya tak pernah bosan disajikan. Film Jamila dan Sang Presiden mendapatkan penghargaan meraih penghargaan pada festival film internasiona di Prancis, "Vesoul International Film Festival." di Perancis. Saya penasaran dengan film ini meski terbersit bayangan bahwa filmnya pasti tentang kekerasan seks yang dialami perempuan, diikuti gambaran kekejaman laki-laki tentunya. Benar saja, filmnya tentang wanita harapan (dalam lingkungan kerja saya biasa menyebut wanita pekerja seks demikian) cantik yang membunuh seorang menteri muda. Pengajuan grasi yang ditolak sang presiden nampaknya dipengaruhi oleh kuat protes dari kalangan masyarakat ‘berjenggot’ agar Jamila dihukum manti.&lt;br /&gt;Jamila mengalami kekerasan seksual sejak kecil, hingga bekerja pada sebuah keluarga yang diharapkan mampu mengubah nasib. Tidak demikian, justru bapak anak dalam keluarga tersebut meniduri Jamila tiap malam bergantian. Hingga dewasa, Jamila menjalani takdirnya sebagai pelacur. Sang menteri yang menawarkan cinta toh akhirnya tewas di tangan Jamila.&lt;br /&gt;Di Mesir, seorang perempuan bernama Firdaus mati dengan legendanya yang tetap hidup. Perempuan yang dilahirkan sebagai pelacur, mendapat pelajaran seksual pertama dari pamannya sendiri. Hingga dewasa dia dapat menentukan sendiri harga yang pantas untuk dirinya. Hidupnya berakhir di tiang gantung sebagai hukuman telah membunuh seorang germo. Baginya, ini sungguh pantas untuk dilakukan sebagai harga kemerdekaannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Saya mengatakan yang sebenarnya. Dan kebenaran itu adalah liar dan berbahaya.&lt;/span&gt;” (hal.146).&lt;br /&gt;Dua kisah yang hampir sama, tentang perempuan yang menjadi korban budaya patriarki. Namun, selalu saja perempuan ditampilkan dalam kisah dengan pengalaman seksualnya yang kejam. Dan keterpurukannya. Saya hanya ingin berpendapat, bahwa pengalaman kekerasan seksual pada perempuan memang telah terjadi di sekitar kita. Di lingkungan terdekat saya sekali pun. Dan banyak pula kisah yang melahirkan kekuatan untuk melaksanakan naluri wanita. Kisah yang mengatakan bahwa lebih banyak perempuan yang tidak terpuruk pada kekerasan yang pernah dialaminya. Show must go on!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-1270748743709498195?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/1270748743709498195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/03/antara-jamila-dan-firdaus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1270748743709498195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/1270748743709498195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/03/antara-jamila-dan-firdaus.html' title='Antara Jamila dan Firdaus'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2937620451144629196.post-7269332983797702711</id><published>2010-03-13T21:37:00.001+07:00</published><updated>2011-10-21T10:50:03.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramah Sapa'/><title type='text'>Buah Nyentrik Kekayaan Tanah Negeri</title><content type='html'>Buah manggis merupakan buah tropis yang eksotik yang digemari banyak orang. Buah manggis memiliki perpaduan warna yang indah dan cita rasa yang khas yakni perpaduan rasa manis, asam dan sepet yang tidak dimiliki oleh buah-buah lain. Buah manggis selain terkenal di Indonesia juga terkenal di berbagai negara-negara di dunia dengan sebutan “queen of fruit” dan “finest fruit of the tropics”. Buah manggis memiliki segudang manfaat dan banyak mengandung vitamin, gula dan kandungan yang lain yang dapat berguna untuk tubuh. Buah manggis setelah dipanen tetap melangsungkan proses respirasi dan metabolisme lainnya. Selama proses ini dikeluarkan CO2 dan air, serta dikonsumsi O2 yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari Pengetahuan ilmiah tersebut, lalu mengapa masih saja kita membanggakan konsumsi buah impor? Dangdut, batik, dan berbagai ragam budaya negeri ini adalah identitas kita. Bahwa sesungguhnya kita amat kaya dengan meratui sekaligus merajai pasar perdagangan buah.&lt;br /&gt;Dengan membagi manisnya buah ini saya berharap membantu minat terhadap buah ratu ini. Sambil menikmati manis asemnya, mari juga saya bagi cerita segala hal yang saya lihat dan saya alami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;div id="fb-root"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
  FB.init({appId: 'your app id', status: true, cookie: true, xfbml: true});
  FB.Event.subscribe('auth.sessionChange', function(response) {
    if (response.session) {
      // A user has logged in, and a new cookie has been saved
    } else {
      // The user has logged out, and the cookie has been cleared
    }
  });
&lt;/script&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2937620451144629196-7269332983797702711?l=manggistropis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manggistropis.blogspot.com/feeds/7269332983797702711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/03/buah-nyentrik-kekayaan-tanah-negeri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7269332983797702711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2937620451144629196/posts/default/7269332983797702711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manggistropis.blogspot.com/2010/03/buah-nyentrik-kekayaan-tanah-negeri.html' title='Buah Nyentrik Kekayaan Tanah Negeri'/><author><name>Zulvina</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06901754979477553041</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_CCn5N2nTNMU/S5udtZnaq2I/AAAAAAAAAAM/MQjkX7c5sQU/S220/Yakuza.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
