Wednesday, February 17, 2016

Pesan Cinta dari Minahasa

Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara memiliki magnet luar biasa bagi siapa saja untuk singgah maupun berpenghidupan di sana. Tanah subur dan kekayaan laut yang melimpah cukup menjadi alasan daya tariknya. Sejarah kehidupan masyarakat Minahasa telah banyak bercerita tentang kehidupan berbagai anak suku yang hidup rukun, damai, dan penuh cinta. Segala permasalahan diselesaikan dengan jalan musyawarah oleh kepala anak suku. Dalam legenda rakyat diceritakan bahwa moyang suku Minahasa adalah sepasang suami istri yang juga merupakan ibu dan anak. Adalah Toar, anak dari wanita cantik bernama Limumuut. Mereka pun saling mencintai dan menjadi suami istri hingga akhir hayatnya. Konon, mereka tinggal di Desa Kanonang yang berada di kaki Gunung Soputan. Karena legenda nenek moyang suku Minahasa inilah maka pada tahun 1999 dibangun sebuah tugu Bukit Kasih. Selain itu juga karena suku Minahasa memang dikenal menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar suku dan antar umat beragama.

Fantasi Roma Kecil di Bukit Tomohon

Setelah 2 tahun tinggal di Manado, harus rela meninggalkan tanah nyiur melambai yang memberkati ini. Beruntung, dua hari sebelum kepindahanku dari Manado, seorang teman menawarkan untuk menjelajah Tomohon sebagai tur perpisahan kami. Dari Manado kami melintasi jalur lingkar selatan, melewati jalan arteri Manado-Bitung lalu memotong jalan mulai naik ke lintas bukit. Melintasi daerah Tinoor, jalan yang sedang dibenahi karena musibah longsor rahun 2013 lalu. Sepanjang perjalanan bergantian pemandangan gunung dan lautan di sisi jalan, gambaran khas elok nyiur melambai. Tak terlewatkan oleh pandangan mata adanya goa peninggalan Jepang di sisi jalan.

1 jam kami tempuh untuk memasuki Kota Tomohon, hawa dingin mulai menyambut, dan senyum penduduk kota yang ramah nan rupawan berparas indo. Siapa saja pasti betah singgah berlama di Tomohon, keramahan dan kenyamanan hidup ada di sini. Suasana religius sungguh terasa, banyak dijumpai gereja megah berdiri agung menyebarkan kasihNya. Tak heran jika di bukit Tomohon dibangun sebuah lokasi wisata religius dengan arsitektur unik ala Roma. Adalah Bukit Doa Tomohon, atau penduduk setempat menyebutnya Jalan Salib Mahawu. Tepatnya berada di bukit Mahawu Kota Tomohon. Memasuki lokasi wisata Bukit Doa bisa melalui dua jalur, jalur pertama dengan jalan kaki bagi yang ingin merasakan prosesi penyaliban Yesus Kristus. Lalu jalur yang kedua bisa dengan kendaraan langsung menuju tempat parkir. Kontur tanah dibiarkan berbentuk perbukitan kecil dan beberapa gedung dibangun mengikuti topografi tanah. Sehingga terbentuk pemandangan indah seperti bukit Teletubbies atau bukit ala film The Hobbit.

Thursday, February 4, 2016

Gagal Move On di The Best of Me


SutradaraMichael Hoffman
ProduserJustin Burns
Denise Di Novi
Alison Greenspan
Ryan Kavanaugh
Nicholas Sparks
SkenarioWill Fetters
J. Mills Goodloe
BerdasarkanThe Best of Me
karya Nicholas Sparks
PemeranJames Marsden
Michelle Monaghan
Luke Bracey
Liana Liberato
Gerald McRaney
MusikAaron Zigman
SinematografiOliver Stapleton
PenyuntingMatt Chesse
StudioDi Novi Pictures
DistributorRelativity Media
Tanggal rilis
Ceritanya biasa saja, kisah cinta sejoli masa SMA yang kandas lalu bertemu lagi 20 tahun kemudian. Justru karena biasanya cerita di film ini, biasa dialami banyak orang, menjadi daya tarik film dari novel Nicholas Sparks ini. Banyak orang yang mengalami, cinta masa SMA putus karena dilarang orang tua, karena jarak memisah, karena dilarang guru, dan banyak hal. Dan kisah cinta masa SMA terkadang hanya cinta monyet tapi selalu mematri kenangan. Kebanyakan cinta pertama terkisah pada masa SMA.

Begitu pun kisah Dawson Cole dan Amanda Collier merekah saat SMA. Di sebuah kota kecil, keduanya dibesarkan dari latar belakang keluarga yang jauh berbeda. Dawson anak Tommy Cole seorang bandar narkoba yang terkenal di kotanya. Sebaliknya, Amanda anak keluarga Collier sang bangsawan terkemuka. Meski awalnya Dawson lah yang terpesona dengan kecantikan Amanda, tapi Amanda yang pertama kali mengajak Dawson kencan di sabtu malam. Dawson pemalu dan pendiam merasa tak mungkin bisa bersama Amanda karena Ayahnya yang kerap menyuruhnya melakukan tugas kriminal. Amanda tidak peduli dengan pertimbangan Dawson, baginya, Dawson adalah pemuda yang tampan dan cerdas.

Saturday, January 30, 2016

Brick Mansions, Jungkir Balik di Hitungan 3

Sutradara: Camille Delamarre
Produser: Luc Besson, Ryan Kavanough, Tucker Tooley, Christophe Lambert
Penulis: Luc Besson, Robert Mark Kamen
Pemeran: Paul Walker (Damien Collier), David Belle (Lino), RZA (Tremaine)
Musik: Trevor Morris
Sinematografi: Christophe Collette
Penyunting: Christophe Collette, Arthur Tarnowski
Studio: Europa Corp
Distributor: Relativity Media
Tanggal rilis: 25 April 2014

Film seru itu yang nggak membiarkan mata berkedip. Absurd tapi kita menikmatinya, karena begitulah imajinasi kita, khayal. Film terakhir Paul Walker yang utuh ini, di mana dia bermain penuh tanpa pengganti sodara ataupun pamannya, Paul berpasangan dengan atlit parkour David Belle. Dari awal film dibuka dengan aksi parkour Belle sebagai Lino.

Lino yang membuang paket kokain 20kg mempermainkan geng bandar narkoba pimpinan Tremaine. Aksi kejar-kejaran dengan suguhan aksi parkour khas Belle dan anak buah Tremaine. Dalam aksi ini, Belle menunjukkan kepiawaiannya yang konon tanpa stuntman karena parkour memang keahilannya. Dan inilah aksi yang diunggulkan dalam film ini, sebagai film remake dari Distrik B12 di mana Belle juga berperan yang sama.

Friday, January 15, 2016

Ustadz Kampung yang Mati Berjihad

خُذُوا الْعِلْمَ قَبْلَ أَنْ يَذْهَبَ ” ، قَالُوا : وَكَيْفَ يَذْهَبُ الْعِلْمُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ، قَالَ:إِنَّ ذَهَابَ الْعِلْمِ أَنْ يَذْهَبَ حَمَلَتُهُ
“Ambillah (pelajarilah) ilmu sebelum ilmu pergi.” Sahabat bertanya: “Wahai Nabiyullah, bagaimana mungkin ilmu bisa pergi (hilang)?” Rasulullah Saw. menjawab: “Perginya ilmu adalah dengan perginya (wafatnya) orang-orang yang membawa ilmu (ulama).” (HR. ad-Darimi, ath-Thabarani no. 7831 dari Abu Umamah).
Adalah seorang ustadz bernama Hamzah. Ustadz kampung yang berasal dari desa Cangak'an, Kabupaten Banyuwangi. Daerah Cangak'an ini terkenal sebagai daerah santri di Banyuwangi. Konon, seorang Kyai bernama Kyai Wo, nggak tau nama lengkapnya, adalah salah seorang tokoh agama yang mbabat kampungku sehingga bernama Kauman. Bersama tokoh agama lain tentunya, termasuk Kyai Karim, yang mendirikan madrasah ibtida'iyah Miftahul Karim, tempatku sekolah dulu.

Aku pernah berguru mengaji pada Ustadz Hamzah saat masih kecil sekira kelas 4 MI, di sebuah bangunan kecil dekat masjid, orang kampung biasa menyebutnya guthek'an. Tetiba aku ingin menulis tentangnya, karena ternyata di tempat rantauku di Balikpapan ini, aku bertemu dengan teman masa kecil sang ustadz. Kaget dan sempat berlinang air mata orang tersebut. Saat kukabari bahwa Ustadz Hamzah sudah meninggal 1 tahun lalu, 7 hari setelah kematian Bapakku, lusa setelah malam memimpin tahlil 5 hari meninggal bapakku.