![]() |
| Labibsyauqi.blogspot.com |
Sunday, May 1, 2016
Menuntut Kesetaraan Tapi Minta Diistimewakan
Pernah pada masa lampau saya sedikit belajar kesetaraan gender dan gerakan feminisme. Gempita masa belia membayangkan indahnya kesetaraan-kesempatan yang sama dalam berkiprah laki-perempuan. Bersama kawan-kawan perempuan merasa berbangga bisa mengadakan acara seminar tanpa bantuan kawan lelaki. Bergerombol kawan perempuan nonton bareng di bioskop, film Memoar of A Geisha. Diskusi dengan kawan-kawan perempuan sambil ngopi di warung kopi emperan sampai larut malam. Pulang ngopi boncengan bertiga perempuan semua, masuk kosan jalan mindik-mindik takut ketahuan bu kos. Terkadang pas nginep di kontrakan kawan perempuan, kami nyoba ngisep rokok. Begitu sudah rasa merdeka! Wis ngeroso sangarrrr!!!
Tuesday, April 19, 2016
Dian Sastro dan Pasungan Kita
Dan akhirnya Dian Sastro buka suara terkait perjuangan
Kartini Kendeng. Mamah muda banyak yang kecewa dengan tanggapan Dian yang yaa,,
datar saja gitu. Dalam berita yang dimuat Kompas pada Sabtu, 16 April 2016 Dian
justru mempertanyakan peran laki-laki. Kenapa yang bicara malah perempuan?
Bukannya memberi semangat kepada Kartini Kendeng, Dian justru menyarankan para
perempuan garis depan itu untuk lepas dari politik dan kembali ke urusan
domestik.
Tapi ini
sebenarnya yang salah wartawannya deh, lha wong belio itu datang ke Jepara
untuk seminar sekaligus promo film RA Kartini garapan Hanung Bramantyo. Seperti
yang sudah-sudah, beberapa film Hanung kerap terlihat miskin materi. Alih-alih
menyajikan cerita sarat makna, film garapan Hanung justru berkutat pada alur
cerita. Sehingga, ujung-ujungnya ya soal perjuangan cinta.
Friday, April 15, 2016
Point Break, Cinta dan Perspektif Kejahatan
![]() |
| Pointbreakmovie.com |
Sutradara : Ericson Core
Produser : Broderick Johnson, Andrew Kosove, John Baldecchi, Chris Taylor, Kurt Wimmer
Pemeran: Edgar Ramirez, Luke Bracey, Teresa Palmer, Ray Winstone, Clemens Schick, Matias Varela, Delroy Lindo.
Rilis : 25 Desember 2015
Kisahnya hampir mirip dengan beberapa trailer laris kenamaan. Sebut saja Brick Mansions dan Fast Furious. Seorang agen FBI yang menyamar untuk menyusup dalam sindikat kejahatan, yang pada akhirnya sang agen larut dan bersepakat dengan pemikiran sindikat tersebut. Konon, Point Break inilah yang mengisnpirasi film-film tersebut.
Luke Bracey agaknya mulai menemukan karakternya sejak berperan dalam film The November Man. Berperan sebagai agen FBI, tidak berlebihan jika saya berpendapat dialah reinkarnasi Paul Walker kekinian. Ganteng, karakter kuat, keren, yah pokoknya Paul Walker banget.
Baiklah, kita mulai ngulik film remake Point Break (1991) yang melibatkan banyak stunt man dari kalangan extreme sport ini.
Monday, April 11, 2016
Sonya Ekarina adalah Kita
![]() |
| www.Ketemulagi.com |
Sonya Ekarina Sembiring Depari. Belia cantik dalam masa labil. Sebetulnya, banyak dari kita kadang 'iseng' nyatut nama orang berpengaruh. ya, iseng-iseng berhadiah lah. Misalnya, mau masuk tempat wisata Padusan di Pacet Mojokerto, bilang saja keluarga pak Gokong polsek (bukan nama sebenarnya, jangan ditiru). Lalu bisa melenggang masuk tanpa bayar tiket Rp.7.000 per orang. Adik ipar saya di Kota Batu cerita kalau ada cegatan polisi bilang saja anak buahe pak embuh polsek (nama samaran, jangan ditiru). Karena memang adik ipar saya waktu jadi tim Paskibra Kota Batu dilatih pak embuh itu. Kerap dia lolos tanpa diperiksa SIM dan STNK nya, karena memang dia punya no hp pak embuh itu.
Nah, Sonya, dalam kekerabatan Karo kebetulan memang ponakan jauh Pak Arman Depari petinggi BNN. Tanpa pikir panjang dia sebut nama pak Irjen yang bermarga Sembiring tersebut. Ipda Perida yang bijaksana pun sebenarnya maklum dan wis biasa ngadepi anak seumuran Sonya ini, bahkan yang lebih parah pun biasa dia hadapi. Toh, setelah Sonya pergi bersama geng AADC nya, bu polwan tersenyum dan geleng-geleng. Melihat aksi judesnya Dek Sonya ini sebetulnya geregetan juga. Tapi, dengan pandangan dewasa tentu kita harus melihatnya sebagai kelucuan belaka. Seperti saat melihat balita tantrum.
Saturday, April 2, 2016
Unbroken, Bangkit Karena Pengampunan
Sutradara: Angelina Jolie
Produser : Mathew Baer, Angelina Jolie, Erwin Stoff, Clayton Townsend.
Pemeran Utama : Jack O'Connell (Louis Zamperini)
Berdasarkan : Unbroken karya Laura Hillenbrand
Rilis : 25 Desember 2014
Louis Zamperini pemuda dari keluarga imigran asal Italia yang tinggal di Amerika Serikat. Saat remaja ia dikenal nakal dan kerap meresahkan orang tua. Diam-diam kakaknya justru melihat bakat berlari Louie dan berkeras melatihnya menjadi atlet lari cepat. Louis remaja berhasil menjadi atlet lari dan mewakili Amerika Serikat di ajang Olimpiade tahun 1936 di Berlin, Jerman.
Louie berangan suatu saat akan ke Tokyo, di ajang Olimpiade berikutnya. Louie tidak menyadari akan bahaya angannya tersebut. Jika kelak dengan cara apa dia tiba di Tokyo, dengan caraNya Tuhan akan berikan jalan.
Subscribe to:
Posts (Atom)



