Tuesday, March 1, 2011

The King's Speech

Yakh, pantaslah film ini menyabet Piala Oscar 2011. Terutama sutradara terbaik, Tom Hooper.

Kabur dari tanggung jawab lembur kerja, pamit bilang beli makan malam, saya pertaruhkan kemarahan si bos demi film ini. Pukul 16.00 tepat saya kirim sms ke nomor 777, salah satu konten layanan Telkomsel. Poin kartu seluler Simpati saya berkurang 100 poin, bertukar dengan voucher dua tiket nonton di XXI Cineplex Surabaya Town Square. Dan, pukul 17.00 meluncur bersama teman kerja yang juga agak bandel, Rully



Sisi lain dari King George VI, ayah dari Queen Elizabeth II, dalam mengatasi penyakit gagapnya. Dia gagap berpidato, tapi lancar memaki-maki, adalah Lionel Logue seorang terapis amatiran yang mengerti cara penyembuhan paling tepat untuk sang Raja. Dia juga yang mengajarkan untuk melontarkan makian sambil menirukan gaya Adolf Hitler di televisi.



Menjelang perang menghadapi Jerman yang dipimpin Hitler, maka King George harus memberikan pidato. Pidato tersebut yang sedianya memotivasi pasukan perang sekaligus menenangkan hati rakyat yang tinggal di rumah masing-masing. Maka, dengan berbagai cara dia berlatih bersama Logue mulai dari menghentikan kebiasaan merokok, latihan pernapasan, berguling, hingga memaki-maki, semua dengan melupakan kedudukan sebagai raja.

Nyatanya, metode yang diberikan Logue berhasil membuat King George membawakan pidato dengan lancar dan bersahaja. Tidaklah membutuhkan orang hebat untuk menjadikannya hebat, hanya pengertian dan ketulusan. Dan mereka pun, King George dan Lionel Logue bersahabat hingga akhir hayat mereka.

2 comments:

  1. nata aku wes pirang abad loh gak nonton biyoskop. hihihihi...

    ReplyDelete