Showing posts with label Kawan Cerita. Show all posts
Showing posts with label Kawan Cerita. Show all posts

Friday, May 6, 2016

Hindari Pelecehan Seksual, Berani Judes adalah Koentji

Tahun 2010 saya pernah bekerja sebagai pendamping wanita pekerja seks komersil di beberapa lokalisasi di Kabupaten Malang. Tugas saya gampang saja. Saya hanya datang menemui mbak-mbak, duduk di ruang tamu, ngobrol sambil makan gorengan dan kalau beruntung disuguhi kopi, kalau mau ya monggo ngebir. Ngobrolnya ringan saja, “laris a mbak? Rame a? Ora moleh a? anak sampean sehat a?” Logat Malang kalau bertanya diakhiri a dengan nada meliuk meninggi. Nada ini penting sebagai kunci kenyamanan ngobrol dengan mereka, sebagai simbol keakraban ala Arema/Aremanita.

Monday, April 11, 2016

Sonya Ekarina adalah Kita

www.Ketemulagi.com

Sonya Ekarina Sembiring Depari. Belia  cantik dalam masa labil. Sebetulnya, banyak dari kita kadang 'iseng' nyatut nama orang berpengaruh. ya, iseng-iseng berhadiah lah. Misalnya, mau masuk tempat wisata Padusan di Pacet Mojokerto, bilang saja keluarga pak Gokong polsek (bukan nama sebenarnya, jangan ditiru). Lalu bisa melenggang masuk tanpa bayar tiket Rp.7.000 per orang. Adik ipar saya di Kota Batu cerita kalau ada cegatan polisi bilang saja anak buahe pak embuh polsek (nama samaran, jangan ditiru). Karena memang adik ipar saya waktu jadi tim Paskibra Kota Batu dilatih pak embuh itu. Kerap dia lolos tanpa diperiksa SIM dan STNK nya, karena memang dia punya no hp pak embuh itu.

Nah, Sonya, dalam kekerabatan Karo kebetulan memang ponakan jauh Pak Arman Depari petinggi BNN. Tanpa pikir panjang dia sebut nama pak Irjen yang bermarga Sembiring tersebut. Ipda Perida yang bijaksana pun sebenarnya maklum dan wis biasa ngadepi anak seumuran Sonya ini, bahkan yang lebih parah pun biasa dia hadapi. Toh, setelah Sonya pergi bersama geng AADC nya, bu polwan tersenyum dan geleng-geleng. Melihat aksi judesnya Dek Sonya ini sebetulnya geregetan juga. Tapi, dengan pandangan dewasa tentu kita harus melihatnya sebagai kelucuan belaka. Seperti saat melihat balita tantrum.

Tuesday, March 8, 2016

Pemulung Tupperware Garis Tipis

Warna menawan, desain canggih, dan model stylish. Itu bukan deskripsi motor matic lo, tapi tupperware. Perabot wajib jutaan umat perempuan di Dunia. Tercapai sudah visi dan misi produsen Tupperware, yaitu melengkapi kebutuhan perabot plastik semua kalangan perempuan.

Hampir semua keluarga pasti memiliki tuppy (sebutan manjanya) minimal tumbler dengan printing lucu itu. Jika era ibu saya, gengsi perabot dimenangkan oleh Sango, nah era saya sebagai ibu, gengsi perabot diraih si tuppy. Awalnya iseng daftar member karena naksir kit bag, lalu ikut beli cicilan bayar 10 kali. Sudah, lama-lama ketagihan, bagai candu setiap bulan sakaw memburu katalog tuppy. Katalog tuppy ini seperti bacaan wajib awal bulan, dari yang cuman bolak-balik halaman hingga yang beli aja karena tertarik gambar meski gak butuh amat.

Friday, November 18, 2011

Kita Semua 'Buddies' Bagi ODHA

AIDS adalah masalah kesehatan, bukan masalah moral yang tidak sewajarnya berkaitan dengan stigma. Bahwa AIDS bukanlah penyakit kelamin, kita semua tahu itu. Penularannya tidak selalu dengan berhubungan intim. Virus HIV hanya bisa menular dengan cara pertukaran cairan tubuh yaitu cairan darah, cairan vagina atau sperma, dan air susu ibu. Dan virus HIV tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia. Biasanya, virus akan mati dalam beberapa menit setelah berada di luar tubuh. Bila virus itu di luar tubuh, maka ini merupakan lingkungan yang sangat dibencinya dan virus itu tidak dapat bertahan hidup, kecuali bila virus itu masuk ke dalam tubuh orang lain dalam waktu cepat.
Berada dalam satu ruangan bersama, menggunakan kamar mandi yang sama, tidur bersama, maupun berpelukan tidak bisa menularkan virus HIV. Lantas, mengapa kita masih menjauhi ODHA? Terlebih mengaitkannya dengan masalah moral hanya karena penularannya yang erat kaitan dengan gaya hidup bebas. Toh, mengidap AIDS tidak lantas membuat ODHA berbuat kriminal maupun merugikan.

Wednesday, November 16, 2011

Sehat Adalah Hak Asasi Manusia

Pasal pertama dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa semua manusia dilahirkan merdeka, memiliki martabat dan hak-hak yang sama. Pasal pembuka tersebut sekaligus menjadi inti dari Hak Asasi Manusia yakni tidak boleh ada pembedaan perlakuan pada siapapun, tidak boleh ada diskriminasi pada segenap manusia, siapapun dia.
Bahwa sehat adalah hak bagi setiap individu agar tetap bisa melanjutkan hidup meraih cita dan asa. Stigma buruk HIV AIDS sebagai penyakit kutukan merupakan stigma kejam yang tidak berperikemanusiaan. Karena sesungguhnya seperti penyakit yang lain, yaitu akibat adanya penyakit maka menimbulkan gangguan sistem metabolisme tubuh. Sama halnya dengan virus HIV, yaitu virus yang menyerang kekebalan tubuh, di mana orang yang terkena virus ini akan mengidap penyakit AIDS. Virus HIV menyerang sel CD4 dalam sistem kekebalan tubuh serta menggunakan sel ini untuk bereplikasi. Akibatnya, jumlah sel ini dalam tubuh pun semakin menurun. ARV sebagai obat mampu bekerja dengan cara menghambat proses pembuatan virus dalam sel CD4, hingga jumlah CD4 pun dapat ditingkatkan. Meskipun demikian, ODHA tetap mampu mempertahankan hidupnya dengan tetap menjaga daya tahan tubuh yang prima agar jumlah CD4 dalam tubuh tidak dikalahkan oleh virus HIV.

Thursday, February 10, 2011

Hiu Kecil

Ini adalah pesan di kotak surat Facebook saya, dikirim oleh sahabat saya Mameh Anies.
Thnx Nies, Aku Padamoe...

Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak ut dinikmati jika ikan tersbt masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah utk disajikan.
Jauh lebih nikmat dibandingkan dg ikan salmon yg sdh diawetkan dg es.

Itu sebabnya para nelayan selalu mmasukkan salmon tangkapnya ke suatu kolam buatan agar dlm prjalanan menuju daratan salmon2 tsb tetap hidup.

Mesti demikian pada kenyataannya byk salmon yg mati dikolam buatan tsb.

Friday, February 4, 2011

Biarkan Berlalu

Baiknya kita padami saja unggunan api ini
Karena kau takkan apa-apa
Sedang aku mati tinggal rangka
Petikan puisi Chairil Anwar

Dan sakit itu kurasakan juga, setelah 4 tahun bertahan bersama. Kukira semua 'kan baik-baik saja. Kau selelsaikan sisa kerja kerasmu di Kampus. Sedangkan aku dengan lingkungan kerja yang baru. Tidak seperti yang kukira, di belakangku berkhianat.

Mungkin bisa diperbaiki hubungan ini, tapi naluri tak dapat menerima. Kalaupun kita pertahankan, hanya membalas pengkhianatanmu saja yang kulakukan. Baiknya aku mundur saja.
Tutur tulisku kali ini entah kenapa tak begitu bisa kurapikan. Mungkin sakit ini terlalu dalam.

Monday, August 23, 2010

Kawin Kontrak Lebih Baik

Dinar belia baru lulus SMA. Merasai hidupnya harus berisikan penuh warna. hidup hanya seklai, tak mau masa muda ini terlewat dengan sepi begitu saja. Banyak keinginan dan ide demi melewatinya dengan riang dan keceriaan, Dinar bertekad menikmati hidup ini tanpa duka. Tidak ada cita untuk melanjutkan jenjang pendidikan selepas sekolah menengah. Dinar berangan, bahwa hidupnya bukan untuk sekolah melulu, usai sudah berakrab dengan angka dan buku-buku. Kini saatnya menjalai hidup merdeka seperti ketentuannya sendiri. Belajar dari alam yang lebih memanusiakan baginya.

Gadis bunga desa dari Sumedang ini memang sudah biasa berganti pacar sejak umur 13 tahun. Tubuhnya mungil, kulit putih, wajah agak tirus, hidung lancip, dan gaya bicaranya cerewet menggemaskan.